"Ungkapan pemikiran sederhana untuk pembenahan diri"

Tampilkan postingan dengan label KAJIAN UMUM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KAJIAN UMUM. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Juli 2013

Amalan Wanita Haid atau Nifas di Bulan Ramadhan

Alhamdulillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Islam tidaklah melarang umatnya untuk beribadah, selama tidak melanggar aturan. Karena setiap manusia dituntut untuk menjalankan ibadah selama hayat masih dikandung badan. Allah menegaskan dalam firman-Nya,

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ

“Beribadahlah kepada Tuhanmu sampai datang kepadamu Al-Yaqin.” (QS. Al-Hijr: 99)

Para ulama tafsir sepakat bahwa makna Al-Yaqin pada ayat di atas adalah kematian.

Tak terkecuali wanita haid. Islam tidaklah melarang mereka untuk melakukan semua ibadah. Sekalipun kondisi datang bulan, membatasi ruang gerak mereka untuk melakukan amalan ibadah. Wanita haid masih bisa melakukan amalan ibadah, selain amalan yang dilarang dalam syariat,

ridha adalah sikap pertama yang harus dibangun. Sikap ridha adalah bagian dari amal shalih, bahkan termasuk diantara amal shalih yang paling agung.

Terkait dengan amalan-amalan praktis bagi wanita yang sedang haid di bulan Ramadhan, maka hadis riwayat 'Aisyah yang menangis karena haid sebelum Manasik Haji mengisyaratkan bahwa Rasulullah Shallalahu 'Alaihi Wasallam merekomendasikan semua amal shalih yang bisa dilakukan wanita selama bukan amal-amal yang memang dilarang Syara'. Pintu-pintu amal shalih sesungguhnya sangat banyak, namun berikut ini akan disajikan sejumlah amal shalih penting yang bisa dilakukan wanita haid/nifas di bulan Ramadhan.

Pertama; Melakukan Khidmat (pelayanan/membantu) orang lain, terutama orang yang berpuasa

Sesungguhnya Khidmat, seremeh apapun adalah amal shalih. Dalil yang menunjukkan Khidmat adalah amal shalih adalah hadis berikut ini;

Dari Jabir bin Abdullah ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap kebaikan adalah sedekah. Dan di antara bentuk kebaikan adalah kamu menjumpai saudaramu dengan wajah yang menyenangkan. Dan kamu menuangkan air dari embermu ke dalam bejana milik saudaramu." (H.R.At-Tirmidzi)

Menuangkan air pada bejana saudara adalah jenis Khidmat (pelayanan). Rasulullah Shallalahu 'Alaihi Wasallam menyebutnya termasuk Ma'ruf sebagaimana berwajah ramah juga disebut Ma'ruf. Sesuatu yang disebut ma'ruf adalah amal shalih, sehingga bisa dikatakan Khidmat adalah amal shalih.

Lebih utama lagi jika yang dilayani adalah orang yang berpuasa, karena melayani orang yang berpuasa dan meringankan pekerjaan/kesusahan mereka bisa membuat yang melayani mendapatkan ganjaran sebagaimana orang yang berpuasa. Imam Muslim meriwayatkan;

Dari Anas radliallahu 'anhu, ia berkata; Dulu kami pernah bepergian bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, dan di antara kami ada yang melaksanakan puasa dan ada pula yang tidak berpuasa. Kemudian di hari yang sangat terik itu kami berhenti di suatu tempat dan orang yang bisa berteduh hanyalah orang yang mempunyai pakaian, bahkan di antara kami ada orang berlindung dari sinar matahari hanya dengan tangannya saja. Maka orang-orang yang berpuasa pun berjatuhan. Maka orang yang tidak berpuasa bangkit, kemudian mendirikan tenda dan memberi minum hewan tunggangan mereka. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Hari ini mereka yang berbuka telah menuai pahala." (H.R. Muslim)

Dalam riwayat tersebut dikisahkan bahwa dalam safar yang dilakukan Rasulullah Shallalahu 'Alaihi Wasallam dan Shahabat-Shahabatnya, orang-orang yang tidak berpuasa melakukan Khidmat (pelayanan) kepada yang tidak berpuasa maupun yang berpuasa dengan mendirikan tenda dan memberi minum air hewan tunggangan. Lalu Rasulullah Shallalahu 'Alaihi Wasallam memberi tahu bahwa mereka yang tidak berpuasa dan melakukan Khidmat itu menuai pahala. Maka hal ini menjadi dalil bahwa Khidmat adalah amal shalih terutama sekali jika yang dilayani adalah orang-orang yang berpuasa.

Dari sini, bukankah hal yang mudah bagi wanita melakukan Khidmat dengan cara menyiapkan makan sahur dan berbuka, berbelanja untuk kebutuhan makan, mengasuh anak, membersihkan rumah, mencucui, menyetrika dan sebagaianya? Semua hal tersebut jika dilakukan karena Allah tidak akan sia-sia karena, khidmat termasuk amal shalih dan bahkan wanita bisa mendapatkan pahala yang setara dengan yang berpuasa jika dia melakukan khidmat kepada orang yang berpuasa.

Kedua; mendorong orang lain beramal shalih

Mendorong orang lain beramal shalih termasuk amal shalih dan membuat pelakunya mendapatkan pahala sebagaimana orang yang beramal shalih tersebut. Dalil yang menunjukkan adalah hadis berikut ini;

Dari Abu Mas'ud Al Anshari dia berkata, "Seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seraya berkata, "Wahai Rasulullah, jalan kami telah terputus karena hewan tungganganku telah mati, oleh karena itu bawalah saya dengan hewan tunggangan yang lain." Maka beliau bersabda: "Saya tidak memiliki (hewan tunggangan yang lain)." Tiba-tiba ada seorang laki-laki yang berkata, "Wahai Rasulullah, saya dapat menunjukkan seseorang yang dapat membawanya (memperoleh penggantinya)." Maka beliau bersabda: "Barangsiapa dapat menunjukkan suatu kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang melakukannya." (H.R. Muslim)

As-Shon'ani menjelaskan maksud lafadz "menunjukkan". Sebagai berikut;

"Menunjukkan bisa dilakukan dengan cara memberi saran kepada orang lain untuk melakukan kebaikan, atau memberitahu orang yang ingin melakukan kebaikan untuk mendatangi orang tertentu, atau memberi nasehat, memberi peringatan, ataumengarang buku yang mengandung ilmu bermanfaat". (Subul As-Salam vol.4 hlm 170)

Oleh karena itu wanita haid yang membangunkan orang lain untuk sahur dan berpuasa maka dia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang sahur dan berpuasa, wanita haid yang membangunkan orang lain untuk shalat shubuh maka dia mendapatkan pahala seperti shalat shubuh, wanita haid yang mendorong orang lain Tilawah/membaca Al-Qura'n, mencari ilmu, shilaturrahim, shodaqoh dll dia akan mendapatkan pahala sebagaimana pelaku amal shalih tersebut.

Ketiga; menjamu berbuka

Orang yang menjamu orang lain untuk berbuka, akan mendapatkan ganjaran sebagaimana yang didapatkan orang yang berpuasa tersebut tanpa dikurangi pahalanya sedikitpun. At-Tirmidzi meriwayatkan;

Dari Zaid bin Khalid Al Juhani berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang memberi makan orang yang berbuka, dia mendapatkan seperti pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun" (H.R. At-Tirmidzi)

Sampai di sini, bukankah tampak betapa besar karunia Allah yang diberikan kepada wanita? Dia tidak ikut lapar dan dahaga, tetapi peluangnya mendapatkan ganjaran sama persis seperti orang yang berpuasa dan yang beramal shalih yang lain. 

Keempat; memperbanyak istighfar dan shodaqoh

Secara khusus Rasulullah Shallalahu 'Alaihi Wasallam merekomendasikan wanita agar memperbanyak istighfar dan shodaqoh karena beliau diperlihatkan bahwa wanita adalah penghuni neraka yang paling banyak. Saran Rasulullah Shallalahu 'Alaihi Wasallam ini hendaknya mendapat perhatian lebih para wanita, karena Rasulullah Shallalahu 'Alaihi Wasallam adalah insan yang paling tahu sesuatu yang paling menyelamatkan umatnya di akhirat. Istighfar dan Shodaqoh lebih layak diperhatikan dibulan Ramadhan karena bulan ini adalah bulan yang paling mulia diantara seluruh bulan. Imam Muslim meriwayatkan;

Dari Abdullah bin Umar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda: "Wahai kaum wanita! Bersedekahlah kamu dan perbanyakkanlah istighfar. Karena, aku melihat kaum wanitalah yang paling banyak menjadi penghuni Neraka." (H.R. Muslim)

Kelima; memperbanyak Dzikir

Wanita dianjurkan memperbanyak dzikir baik dengan lisan maupun dengan hatinya. Diantara dalil yang menunjukkan keutamaan Dzikir adalah firman Allah;

"Ingatlah Aku, niscaya aku akan mengingatmu" (Al-Baqoroh; 152)

Diantara lafadz dzikir yang bisa diistiqomahkan adalah lafadz yang diajarkan Rasulullah Shallalahu 'Alaihi Wasallam dalam hadis berikut ini;

Dari Abu Hurairah menuturkan; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Ada dua kalimat yang ringan di lisan, berat di timbangan, dan disukai Arrahman, Subhanallah wabihamdihi dan Subhaanallahul 'azhiim." (H.R. Bukhari)

Keenam; memperbanyak doa

Doa adalah ibadah. Ibadah termasuk amal shalih. Seorang wanita bisa memperbanyak doa di bulan ramadahan, baik doa Ma'tsur (diriwayatkan) maupun doa Mashnu' (dibuat sendiri), dengan bahasa Arab maupun bahasa kaum. Diantara Nash yang menunjukkan keutamaan Doa adalah hadis berikut ini;

Dari An-Nu'man bin Basyir dari nabi SAW beliau bersabda; Doa adalah ibadah (H.R. Abu Dawud)

Terutama sekali berdoa pada sepertiga malam terakhir dan waktu antara Adzan dengan Iqomah, karena waktu tersebut adalah waktu mustajab. Bukhari meriwayatkan;

Dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Rabb Tabaaraka wa Ta'ala kita turun di setiap malam ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan berfirman: "Siapa yang berdo'a kepadaKu pasti Aku kabulkan dan siapa yang meminta kepadaKu pasti Aku penuhi dan siapa yang memohon ampun kepadaKu pasti Aku ampuni". (H.R.Bukhari)

Dari Anas bin Malik dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "tidak akan ditolak, do'a diantara adzan dan iqamat." (H.R.At-Tirmidzi)

Contoh doa yang bisa selalu diamalkan setiap mendengar adzan adalah sebagaimana yang diajarkan dalam hadis berikut ini;

Dari Jabir bin 'Abdullah, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa berdo'a setelah mendengar adzan: ALLAHUMMA RABBA HAADZIHID DA'WATIT TAMMAH WASHSHALAATIL QAA'IMAH. AATI MUHAMMADANIL WASIILATA WALFADLIILAH WAB'ATSHU MAQAAMAM MAHMUUDANIL LADZII WA'ADTAH (Ya Allah. Rabb Pemilik seruan yang sempurna ini, dan Pemilik shalat yang akan didirikan ini, berikanlah wasilah (perantara) dan keutamaan kepada Muhammad. Bangkitkanlah ia pada kedudukan yang terpuji sebagaimana Engkau telah jannjikan) '. Maka ia berhak mendapatkan syafa'atku pada hari kiamat." (H.R. Bukhari)

Para Fuqoha sepakat pada tiga poin ibadah sebelumnya yaitu, istighfar, dzikir dan Doa tidak disyaratkan yang melakukan harus suci dari hadas baik hadas besar maupun hadas kecil. Artinya seorang wanita yang sedang haid, meskipun dia berhadas besar tidak ada larangan baginya untuk beristighfar, dzikir dan berdoa sepanjang waktu selama mampu.

Ketujuh: Tholabul 'Ilmi (mencari ilmu)

Mencari ilmu termasuk amal shalih yang bisa dilakukan wanita haid di bulan Ramadhan baik dilakukan dengan mendatangi majelis ilmu maupun mempelajari isi buku. Banyak Nash yang menunjukkan keutamaan mencari ilmu. Di bulan Ramadhan biasanya bertaburan banyak majelis ilmu. Namun, dalam memilih ilmu mana yang dikaji, pilihlah yang paling bermanfaat bagi dien, dan mulailah mempelajari ilmu-ilmu islam yang fardhu 'Ain terlebih dahulu. Allah berfirman;

Yang mendengarkan Perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka Itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka Itulah orang-orang yang mempunyai akal. (Az-Zumar; 18)

Selain amalan-amalan ini, wanita juga bisa melakukan amal shalih lain selain ibadah mahdhoh yang dinyatakan dan dipuji oleh Nash seperti Shobr, Hilm, Ziarah, Shilaturrahim, menjenguk orang sakit, Amar Ma'ruf Nahi Munkar, Siwak, Qoilulah, dan sebagainya. Bagi istri, perhebatlah bakti kepada suami di bulan Ramadhan, karena suami adalah surga dan nerakanya istri.

Untuk amalan pada saat 10 terakhir bulan Ramadhan dan lailatul Qodar, wanita yang sedang haid bisa melakukan amalan-amalan ibadah Mahdhoh yang tidak mensyaratkan kesucian dalam melakukannya seperti Istighfar,Dzikir, dan doa. Perbanyak pula doa yang diamalkan 'Aisyah ketika bertanya bacaan yang diucapkan jika tahu kapan lailatul Qodar. Ibnu majah meriwayatkan;

Dari ''Aisyah bahwa dia berkata; "Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku ketepatan mendapatkan malam lailatul Qodar, apa yang harus aku ucapkan?", beliau menjawab: "Ucapkanlah; ya Allah, sesungguhnya Engkau maha pema'af mencintai kema'afan, maka ma'afkanlah daku." (H.R. Ibnu Majah).


Wa Allahu aA'lamu
Share:

Rabu, 03 Oktober 2012

Inilah Kerusakan Moral Remaja Indonesia


Oleh: Nunik Hartini

PERLU kita sadari bersama, saat ini negara kita sudah memasuki zaman yang penuh tantangan, cobaan serta hambatan. Dengan adanya kemajuan di bidang teknologi informasi maupun teknologi yang lain, kesemuanya mempunyai efek negatif yang ikut memperlancar kemaksiatan, kerusakan moral dan pelanggaran hukum agama. Ujung-ujungnya menjadi tantangan berat yang harus kita hadapi bersama.

Dampak yang nyata sekarang ini terjadi sebagian besar dialami oleh remaja atau istilah lain dikenal dengan remaja ABG (anak baru gede). Dalam usia ini umumnya remaja belum memiliki kematangan sosial (social maturity) sehingga masih labil dalam menentukan sikap, tingkah laku dan perbuatan.
Mereka masih mudah terkena pengaruh atau rangsangan-rangsangan dari luar. Dalam kondisi ini kadang-kadang dimanfaatkan oleh pihak yang berkepentingan dengan memberikan ajaran-ajaran, ide-ide, motivasi-motivasi yang pada gilirannya bisa membentuk suatu sikap dan gaya hidup bahkan kepribadian.

Dengan pengaruh yang sangat besar itu setidak-tidaknya remaja harus diberi pembinaan langsung dari orang tua atau orang lain yang mengarah pada kebaikan. Jangan tinggal landas begitu saja masa bodoh, karena merasa sudah dewasa bisa mengurus dirinya sendiri. Kalau ini dibiarkan bisa berakibat fatal.

Remaja dengan mudah berbuat kemaksiatan-kemaksiatan karena jauh dari pengawasan. Bisa saja terjadi banyak anak remaja hamil di luar nikah. Betapa besar bahayanya sehingga masa depan anak jatuh, orang tua menanggung malu.

Pengaruh-pengaruh yang merangsang remaja yang hamil di luar nikah diantaranya, satu, mudahnya orang menyaksikan kemaksiatan lewat berbagai media baik cetak maupun elektronik. Majalah yang menampilkan gambar porno dengan mudah didapat, dijajakan oleh para pengasong di pinggir jalan, bacaan porno, demikian pula kaset VCD porno, hampir setiap rental menyediakan.
Dua, pergaulan laki-laki dan perempuan yang semakin bebas sehingga orang lebih mudah mendapatkan kenikmatan sesaat di berbagai tempat, di hotel-hotel, losmen, diskotek, kafe, panti pijat dan tempat-tempat biliar. Anak usia remaja banyak terjerumus menjadi budak pemuas nafsu setan. Disinyalir banyak kasus pelajar, mahasiswa-mahasiswa yang "nyambi" untuk menjual dirinya baik sebagai WTS atau gigolo.

Tiga, banyak remaja yang salah persepsi terhadap perbuatan dosa, karena informasi keliru yang diterimanya. Contoh pakar seksologi maupun psikologi mengatakan bahwa onani atau masturbasi wajar dilakukan oleh remaja, sehingga banyak remaja melakukannya. Padahal menurut hukum agama itu adalah perbuatan dosa besar.

Empat, hubungan seks yang dilakukan oleh sesama jenis laki-laki dengan laki-laki (homosex) dan perempuan dengan perempuan (lesbian), dan masih banyak contoh yang belum bisa disebutkan yang menyebabkan mengapa remaja banyak yang hamil di luar nikah.
Batas kenakalan remaja tidak hanya sampai di situ saja, bahkan sekarang remaja berani mencoba-coba menyalahgunakan narkoba yang baru ramai-ramainya diburu orang. Kalau seorang remaja telah kecanduan narkoba moralnya akan jadi kotor sehingga timbul kejahatan yang dialami remaja.

Remaja mulai berani pada orang tua, mabuk-mabukan, judi dan lain sebagainya. Ini sangat memprihatinkan. Kalau ini dibiarkan berlarut-larut negara kita bisa hancur karena generasi remaja yang bobrok tak bermoral.

Masalah Narkoba

Menteri Urusan Pemberdayaan Perempuan Khofifah Indar Parawansa di Jakarta 3 Februari tahun 2000 dulu pernah mengungkapkan, 64 dari 1024 SMU di Jakarta terdapat 290 kasus yang menyebabkan muridnya terpaksa dikeluarkan dari sekolah karena ketergantungan narkoba dan menjadi pengedar narkoba. Bahkan di Jakarta ada suatu perguruan tinggi terkenal yang menurut perkiraan dosennya 50% mahasiswanya terlibat narkoba. Departemen Pendidikan Nasional juga mengungkapkan, 97% korban narkoba berusia 13-25 tahun. Masa itu adalah masa perkembangan remaja.

Bahaya seorang remaja yang telah kecanduan narkoba antara lain: 

a. Bisa merusak mental tingkah laku. Narkoba tersebut bila sudah diminum, dimakan dihisap atau disuntikkan maka zat akan beredar ke seluruh tubuh dan sebagian masuk kejaringan otak. Kegiatan syaraf manusia dan pusat pengatur/pengendali tingkah laku seseorang, maka apabila otaknya terganggu, kesemuanya ikut terganggu pula seperti sulit tidur, malas, mudah marah, badan jadi rusak dan tidak peduli dengan peraturan-peraturan, hukum-hukum dan norma-norma sehingga berani melakukan hal-hal yang tercela dan melanggar hukum.

b. Bisa menyebabkan kecelakaan, sebab pecandu obat-obat tersebut bisa mengalami distorsi ilusi/kesalahan dalam daya penglihatan. Kendaraan yang sudah dekat dikira masih jauh sehingga mengalami kecelakaan. Bisa juga jarak yang jauh dianggap dekat sehingga orang sedang mabuk narkoba, terjatuh dari gedung yang bertingkat tinggi, karena merasa jaraknya dengan tanah hanya setapak kaki saja sehingga akhirnya menemukan ajalnya.

c. Bisa menyebabkan kerugian harta benda dan waktu, sebab pecandu obat tersebut berani melakukan berbagai macam kejahatan tanpa merasa dirinya bersalah.

d. Menyebabkan kemelaratan sebab harga obat-obatan tersebut jelas sangat tinggi maka jumlah pengeluaran juga semakin meningkat. Akhirnya harta yang dimilikinya bisa terjual habis.

e. Bisa menyebabkan kematian. Pecandu obat tersebut setiap harinya harus mengkonsumsi dalam dosis yang selalu meningkat untuk mendapatkan efek yang sama. Kalau tidak badan bisa nyeri dan sakit yang luar biasa sehingga sampai kepalanya dibentur-benturkan ketembok atau lengannya disilet dan disedot darahnya sampai akhirnya menemui ajal.

f. Lebih-lebih bagi wanita, bahayanya lebih besar lagi sebab bisa mengganggu siklus menstruasi dan tidak haid selama memakai obat. Bisa kering rahim menyebabkan mandul dan menimbulkan kista (benjolan pada rahim). Bisa mengganggu alat reproduksi yang menyebabkan payudara mengecil / badan menjadi kurus, postur tubuh jadi kerempeng tidak menarik lagi. Nafsu makan berkurang sehingga badan menjadi kurus, tidak bercahaya dan tidak cantik lagi.

Ketagihan obat-obat terlarang bisa nekat melakukan apa saja untuk mendapatkannya termasuk menjual dirinya karena ada dalam pikirannya hanyalah bagaimana caranya mendapatkan obat-obatan tersebut. Secara hukum negara, pengedar, pengguna, pemilik narkoba bisa dikenai ancaman hukum, sampai dengan hukuman mati. Dalam UU No. 5/1997 tentang Psikotropika dan UU No. 22/1997 tentang Narkotika, dicantumkan hukuman minimal dan hukuman maksimal, denda Rp 750 juta sampai dengan hukuman mati.

 Sekelumit Solusi


Dengan melihat bahwa serta pengaruh yang sangat besar ini secepatnya pemerintah segera mengatasi dengan melihat sosok pemuda / remaja merupakan sosok generasi penerus dan harapan bangsa masa depan. Adapun solusi terbaik pertama yang harus ditempuh yaitu lewat jalur keluarga (Adanya komunikasi antara remaja dan orang tua.

Hal -hal yang perlu diperhatikan diantaranya:
1) Keteladanan orang tua Pepatah lama mengatakan "Air cucuran atap jatuh kepelimbuhan juga" atau "Buah tidak akan jatuh dari pohonnya". Hal tersebut menggambarkan betapa pentingnya keteladanan orangtua dalam membina dan mengasuh membentuk watak anak-anaknya.

2) Kerukunan anggota rumah tangga. Dengan meningkatkan taraf hidup keluarga seringkali orangtua tidak mendidik anak-anak prihatin lagi, dengan alasan cukup saya sebagai orang tua yang susah. Anak-anak jadi manja karena diberi pembantu rumah tangga, kalau tidak ada pembantu, ibunya menjadi pembantu bagi anak-anaknya. Padahal pada waktu orangtuanya susah, anak-anak selalu diajak berpartisipasi di dalam kegiatan rumah tangga.

3) Perubahan nilai-nilai yang ada di dalam masyarakat berlawanan sikap orangtua yang otoriter (menang sendiri). Peran orangtua generasi pascakemerdekaan seringkali memaksakan atau mengeluh karena terjadi benturan nilai-nilai yang pada zamannya dengan nilai-nilai modernisasi di era globalisasi dewasa ini. Contoh, dalam sopan santun tata krama hubungan anak dengan orang tua, pada zaman sekarang dibesarkan dalam era demokratis, hak asasi manusia, konsumerisme, dan lain-lain.

Benang merah yang sangat fundamental dalam hubungan orang tua dengan anak yang dewasa ini semakin langka yaitu komunikasi dua arah/ timbal balik.Yang lebih banyak diterima oleh anak adalah pemaksaan dari orang tua bahwa anak harus begini harus begitu, tidak boleh ini tidak boleh itu, sementara sang anak lebih mengharapkan usapan kasih sayang di kepalanya serta perhatian dan sapaan yang halus dari orangtua.

4) Penciptaan kondisi kehidupan islami. Dalam rangka membina generasi muda yang mandiri dan produktif, pendidikan di lingkungan keluarga memegang peranan yang sangat penting. Pendidikan di keluarga merupakan pendidikan yang pertama dan utama. Pendidikan keluarga melandasi dan menjadi pondasi bagi generasi muda, terlebih-lebih menghadapi pola kehidupan modern yang mengarah kepada kehidupan yang bebas.

Penanaman nilai-nilai keagamaan sejak dini akan dapat membentengi generasi muda terhadap kemungkinan terjadinya perilaku negatif sebagai dampak dari kehidupan modern. Upaya menanamkan sikap mental yang mandiri dan produktif dapat dilakukan melalui latihan-latihan untuk mengembangkan rasa tanggungjawab, jiwa ulet, tangguh dan trengginas, antara lain dengan mengurus kebutuhan sendiri, seperti mencuci pakaian, memelihara kebersihan lingkungan, berkebun, dan lain-lain.

Jadikanlah kita semua ini menjadi generasi muda mandiri harus memiliki tekad yang kuat, tidak boleh loyo dan berputus asa.
Send articles as PDF to
Share:

Senin, 17 September 2012

TENTANG PROPHET MUHAMMAD MOVIE dan INNOCENCE OF MUSLIM

Dengan ini KAMI "ASHABUL MUSLIM" MENYATAKAN :

1. DEMI KEAMANAN GLOBAL. KAMI menDesak AMERIKA SERIKAT DAN ISRAEL beserta sekutunya untuk menyerahkan "SAM BACILE" dalang dari film PROPHET MUHAMMAD MOVIE dan INNOCENCE OF MUSLIM beserta KRU dan ARTIS YANG TERLIBAT. untuk diserahkan kepada umat islam dan akan diadili secara hukum islam.

Jika Amerika gencar menganggap orang islam yang dianggapnya "TERORIS", dan berani mengejar / mengeksekusi / Menghukum orang yang dianggapnya "TERORIS/MILITAN/TALIBAN" di PALESTINA, IRAK, IRAN, SYIRIAH, AFGANISTAN, PAKISTAN, LEBANON dan Negara-negara islam lainya. Maka UMAT ISLAM DIMANAPUN BERADA MERASA WAJIB MENANGKAP DAN MENYERET SAM BACILE dkk KE PENGADILAN ISLAM dan atau MENGEKSEKUSI LANGSUNG dengan atau tanpa persetujuan negaranya. Karena kami menganggap mereka ialah TERORIS bagi umat islam.

2. DEMI KEAMANAN GLOBAL. Kami Mendesak pula kepada Pihak GOOGLE untuk menghapus Vidio tersebut secara permanen dan Tidak hanya sekedar meblokir di negara tertentu, karena ini bukan lagi persoalan politik namun sudah masuk kedalam Ruang lingkup AGAMA secara GLOBAL.

3. kepada seluruh umat islam "MARI BERSAMA KITA JAGA KEHORMATAN AGAMA ISLAM".

4. kepada seluruh dunia "KAMI MEMANG KERAS, JIKA YANG KAMI HADAPI ADALAH MUSUH-MUSUH ALLAH DAN RASULNYA". "kami memiliki Al-Qur'an dan Hadist sebagai dasar hukum kami, DAN KAMI MERASA WAJIB MENJALANKANYA".

Sesungguhnya Allah Amat Cepat Pembalasanya dan Amat Pedih siksanya.

Kirimkan Ke Teman anda Sebagai File .Pdf :
Send articles as PDF to
Share:

Minggu, 04 Desember 2011

Maksiat penyebab azab kubur

Disebutkan oleh  Imam Ibn al-Qayyim Allah bahwa orang-orang dari kubur sedang disiksa karena kejahilan  mereka tentang Allah  dan tidak melaksanakan perintah Allah SWT serta melakukan  dosa, Sesungguhnya azab kubur adalah  sebagian daripada azab di negeri akhirat, sebabnya dari murka Allah SWT karena dosa hambanya, Azab Allah SWT berlaku mungkin disebabkan  dosa hati, mata, telinga, mulut, lidah, perut, kemaluan , tangan dan seluruh tubuh, Allah SWT murka karena mati tanpa bertaubat. 

Maka azab kubur bergantung kepada dosa dan kemurkaan Allah SWT terhadap seseorang hambanya. Terdapat juga dosa yang akan ditambah azabnya atau dosa yang akan dikurangkan azabnya . Mereka yang  berkata benar atau yang berbohong semuanya mendapat balasan daripada Allah SWT.

Murka Allah SWT terhadap dosa-dosa tersebut terlalu banyak diantaranya ialah :

1 – Mengumpat  dan memfitnah.

2 – Tidak beristbra’ semasa membuang air kecil.

3 – Solat tanpa membersihkan diri dengan sempurna.

4 – berbohong.

5 – Meninggal solat dan meremeh-remehkannya.

6 – Tidak membayar zakat.

7 – Berzina.

8 – Mencuri (pencurian).

9 -Khianat.

10 – mencari perselisihan di kalangan umat Islam atau menabur fitnah.

11 – Makan harta RIBA/ INTERES . ( fenomena berbahaya ini sudah menjadi kebiasaan dalam masyarakat kita)

12 – Tidak  membela  mereka yang  tertindas.


13 – Minum arak.

14 – Melabuhkan pakaian melebihi Mata Kaki (isbal)

15 – Membunuh.

16 – Menghina  atau mencaci para sahabat.

17 – Mati semasa melakukan perkara bid’ah.

Ya Allah, Selamatkanlah kami dari azab kubur, amien .
Share:

APA YANG MENYEBABKAN DO'A KITA TIDAK TERKABUL

Jika seorang muslim berdoa pada Allah agar diberi rizki dan diberi keturunan, akan tetapi doanya tak kunjung pula terkabulkan, apakah seperti itu adalah buah dari tidak diterimanya amalan?




Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz ditanyakan seperti di atas. Lalu jawaban beliau rahimahullah,

Ada berbagai faktor yang menyebabkan doa tak kunjung dikabulkan. Doa tersebut tidak terkabul boleh jadi karena jeleknya amalan, maksiat dan kejelekan yang seseorang perbuat. Boleh jadi juga sebabnya adalah karena makan makanan yang haram. Juga bisa jadi karena ia berdoa biasa dalam keadaan hati yang lalai. Boleh jadi pula karena sebab lainnya sebagaimana yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebutkan dalam hadits,

ما مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِى الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنُْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا. قَالُوا إِذاً نُكْثِرُ. قَالَ  اللَّهُ أَكْثَرُ

“Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah akan beri padanya tiga hal: [1] Allah akan segera mengabulkan do’anya, [2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan [3] Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.” Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan do'a-do'a kalian.”[1]

Boleh jadi tidak terkabulnya doa seorang hamba karena maksiat yang ia perbuat, karena hatinya yang lalai saat memanjatkan doa, atau karena memakan yang haram. Atau boleh jadi pula doa seseorang tak kunjung terkabul karena Allah Ta’ala memilih yang terbaik untuknya dengan Allah mengganti apa yang ia minta dengan yang lebih bermanfaat di surga dan akhirat kelak. Atau bahkan Allah menggantinya dengan sesuatu di akhirat dan di surga yang kekal. Bisa jadi pula Allah mengganti permintaan hamba tadi dengan maslahat lainnya dengan Allah menghindarkan darinya berbagai keburukan. Bisa jadi Allah menghindarkan darinya kejelekan tanpa ia sadari. Itulah karena doa yang ia panjatkan pada Allah. Inilah yang terbaik sesuai dengan hikmah Allah. Allah bisa jadi mengabulkan doanya dengan memberikannya anak, rumah atau istri. Boleh jadi pula Allah palingkan dari kejelekan dengan sebab doa dan mengganti dengan yang lebih manfaat sebagaimana yang disebutkan dalam hadits di atas.

[Sumber: http://www.ibnbaz.org.sa/mat/17235]

Dalil bahwa do’a dengan hati yang lalai sebab do’a sulit terkabul,

ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لاَ يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ

“Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.”[2]

Dalil pengaruh makanan yang haram terhadap do’a,

أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّبًا وَإِنَّ اللَّهَ أَمَرَ الْمُؤْمِنِينَ بِمَا أَمَرَ بِهِ الْمُرْسَلِينَ فَقَالَ ( يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّى بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ) وَقَالَ (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ) ». ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ يَا رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِىَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ

“Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah itu thoyib (baik). Dia tidak akan menerima sesuatu melainkan yang baik pula. Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin seperti yang diperintahkan-Nya kepada para Rasul. Firman-Nya: 'Wahai para Rasul! Makanlah makanan yang baik-baik (halal) dan kerjakanlah amal shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.' Dan Allah juga berfirman: 'Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah rezeki yang baik-baik yang Telah menceritakan kepada kami telah kami rezekikan kepadamu.'" Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menceritakan tentang seroang laki-laki yang telah lama berjalan karena jauhnya jarak yang ditempuhnya. Sehingga rambutnya kusut, masai dan berdebu. Orang itu mengangkat tangannya ke langit seraya berdo'a: "Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku." Padahal, makanannya dari barang yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari yang haram dan diberi makan dengan makanan yang haram, maka bagaimanakah Allah akan memperkenankan do'anya?"[3]

Jadi maksiat dan makan makanan yang haram, itu juga adalah sebab penghalang terkabulnya do’a. Begitu pula hati yang lalai dalam berdoa, itu pula salah satu penghalang. Atau barangkali Allah beri kita yang terbaik dan mengganti dengan yang terbaik dari doa yang kita minta.

Don’t give up! Teruslah banyak berdoa dan terus introspeksi diri. Wallahu waliyyut taufiq.





Riyadh-KSA, 4 Rajab 1432 H (04/06/2011)

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel www.remajaislam.com




[1] HR. Ahmad 3/18, dari Abu Sa'id. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanadnya jayyid

[2] HR. Tirmidzi no. 3479, dari Abu Hurairah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan

[3] HR. Muslim no. 1015
Share:

Jumat, 02 Desember 2011

Hati-hatilah dengan godaan Jin

 
Jin adalah makhluk ghaib yang diciptakan Allah dari asap api makanya biasanya jin itu amat bersekongkol dengan iblis karena iblis diciptakan dari api, maka sebagai seorang muslim kita patut hati-hati dengan godaan setan jin yang selalu membisiki manusia supaya mengerjakan kemaksiatan . Jin bisa mempengaruhi manusia, dengan cara menggangu, dan bahkan bisa membunuh. Boleh jadi mereka menganggunya dengan cara melempar batu, menakut-nakuti manusia atau dengan berbagai hal seperti yang disebutkan dalam sunnah dan ditunjukkan oleh berbagai peristiwa.

Diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu Alaihi wa Sallam mengijinkan untuk mengunjungi keluarganya dalam suatu perang, kalau tidak salah perang khandaq. Ada seorang pemuda yang belum lama menikah yang juga pulang menemui keluarganya. Sesampainya didepan rumah, isterinya sedang berada diambang pintu. Dia tidak berkenan dengan perbuatan isterinya itu. Lalu sang isteri berkata, "Masuklah!" Maka dia pun masuk. Ternyata diatas tempat tidurnya ada seekor ular. Karena dia masih membawa tombak, maka dia menusuk ular itu dengan tombaknya hingga mati. Tidak diketahui mana yang lebih dulu mati. Tatkala hal ini didengar Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, maka beliau melarang membunuh jin yang berada dirumah, kecuali ular yang jahat. Ini merupakan dalil bahwa jin bisa berbuat semena-mena terhadap manusia dan menggangunya.
Banyak kejadian yang menunjukkan hal ini. Banyak cerita tentang orang yang pergi ke reruntuhan, lalu dia dilempar batu, tetapi tidak diketahui siapa yang melemparnya direruntuhan itu. Boleh jadi dia mendengar suara yang teramat pelan seperti suara pepohonan atau suara yang lain, sehingga membuatnya merasa ketakutan dan terganggu. Jin juga bisa masuk ketubuh manusia, entah karena iseng maupun sengaja untuk mengganggunya ataupun sebab-sebab tertentu.
Jin tidak bisa kita lihat. Sebab jin adalah ruh tanpa jasad. Ruh mereka sangat lembut yang dapat terbakar oleh pandangan mata. Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman,

"Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka." (Al-A'raf: 27).

Sebagaimana halnya kita tidak melihat para malaikat yang menyertai kita yang mencatat amal, dan kita tidak melihat setan yang mengalir dalam tubuh manusia pada aliran darah. Tetapi jika Allah memberi keistimewaan kepada seseorang dengan keis-timewaan kenabian, maka ia dapat melihat melaikat. Sebagaimana Nabi SAW melihat Jibril, ketika turun kepadanya, sedangkan ma-nusia di sekitarnya tidak melihatnya. Adapun dukun dan sejenis-nya maka jin adakalanya menyamar menjadi salah seorang dari mereka, kemudian sebagian jin memperlihatkannya, dengan mengatakan, "Jin telah datang kepada fulan." Jadi bukan manusia yang melihatnya, melainkan jin yang menyamar kepadanya itulah yang melihatnya dan mengabarkan siapa yang berada di seki-tarnya.
Jin juga dapat membisiki perkataan jahat yang menjerumuskan melalui hati manusia, Hal ini telah diisyaratkan dalam firman Allah : " Orang-orang yang makan (mengambil) riba, tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syetan lantaran (tekanan) penyakit gila." (Al-Baqarah: 275)
Dalam hal ini boleh jadi jin berbicara dari dalam diri manusia dan berbicara dengan orang yang sedang membaca Al-qur'an, atau dia membuat perjanjian tertentu dengannya agar tidak melakukan berbagai hal. Untuk melindungi dari kejahatan jin, seseorang bisa membaca apa yang telah disebutkan didalam sunnah, seperti membaca do’a ta’awudz dan ayat kursy. Jika ayat kursy ini dibaca seseorang pada malam hari, maka ia akan menjadi penjaga baginya dan tidak akan didekati syetan hingga pagi hari. Semoga bermanfaat. Amien
Wallahu ‘Alam
Share:

Sabtu, 26 November 2011

TABLIGH AKBAR MENYAMBUT TAHUN BARU ISLAM 1 MUHARAM 1433 H (MAJELIS TA'LIM NURUL MUSTOFA-NUMUS)



Assalamu'alaikum.
Bismillahirrokhmanirrokhim . . .
Pengumuman kami tujukan kepada seluruh umat islam di indonesia,
khususnya yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya serta anggota
majelis taklim Nurul Mustofa dan Majlis Ashabul Muslim.
Malam ini (Sabtu malam minggu 26/11) insyaallah akan diadakan TABLIGH
AKBAR MENYAMBUT TAHUN BARU ISLAM 1 MUHARRAM 1433 H BERSAMA MAJELIS
TA'LIM NURUL MUSTOFA (NUMUS) yang insya Allah akan di selenggarakan
pada
pukul : 20.00 (Ba'da Isya)
hari/tgl : sabtu, 26 November 2011,
Tempat : Maqom Al Habib Abdurrahman Al Habbsy cikini,
alamat : Jl. Cikini raya, Menteng- Jakarta Pusat
Mari isi malam Minggu kita dengan kegiatan yang bermanfaat, dzikrul
maut (ingat mati) akan mendekatkan kita pada Allah. Bagi yang berkenan
hadir silahkan langsung menuju ke tempat tujuan. Dan bagi yang tidak
bisa hadir silahkan isi malam minggu anda dengan dzikir dan sholawat,
insyaallah berkah.
Demikian pengumuman untuk kali ini, untuk jadwal selanjutnya
insyaallah nanti akan kami posting melalui wesite ashabul-muslim.com
ini, untuk mendapatkan jadwal melalui email silahkan berlanggan email
feed dari kami. Semoga bermanfaat . . . .
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
--
kunjungi situs kami di :
http://www.ashabul-muslim.com/
<http://www.co.cc/?id=187926&h=YTF1TjFxdzQxNm84eXkwR2kyVk4=&r=aHR0cDovL2F2LXV6enkuYmxvZ3Nwb3QuY29tLw==>
Share:

Kamis, 24 November 2011

Bahasa Arab, Bahasa Abadi

Sudah menjadi ketetapan Allah SWT untuk mengirim nabi dengan bahasa umatnya. Agar tidak terjadi kesalahan dalam komunikasi antara nabi dan umatnya. Namun ketika semua nabi telah terutus untuk semua elemen umat manusia, maka Allah menetapkan adanya nabi terakhir yang diutus untuk seluruh umat manusia. Dan kelebihannya adalah bahwa risalah yang dibawa nabi tersebut akan tetap abadi terus hingga selesainya kehidupan di muka bumi ini.

Untuk itu diperlukan sebuah bahasa khusus yang bisa menampung informasi risalah secara abadi. Sebab para pengamat sejarah bahasa sepakat bahwa tiap bahasa itu punya masa eksis yang terbatas. Lewat dari masanya, maka bahasa itu akan tidak lagi dikenal orang atau bahkan hilang dari sejarah sama sekali.

Maka harus ada sebuah bahasa yang bersifat abadi dan tetap digunakan oleh sejumlah besar umat manusia sepanjang masa. Bahasa itu ternyata oleh pakar bahasa adalah bahasa arab, sebagai satu-satunya bahasa yang pernah ada dimuka bumi yang sudah berusia ribuan tahun dan hingga hari ini masih digunakan oleh sejumlah besar umat manusia.

Dan itulah rahasia mengapa Islam diturunkan di arab dengan seorang nabi yang berbicara dalam bahasa arab. Ternyata bahasa arab itu adalah bahasa tertua di dunia. Sejak zaman nabi Ibrahim as bahasa itu sudah digunakan. Bahkan sebagian ulama berpendapat bahwa bahasa arab adalah bahasa umat manusia yang pertama.

Logikanya sederhana, karena ada sebuah hadits yang menyebutkan bahwa bahasa ahli surga adalah bahasa arab. Dan asal-usul manusia juga dari surga, yaitu nabi Adam dan isterinya Hawwa yang keduanya pernah tinggal di surga. Wajar bila keduanya berbicara dengan bahasa ahli surga. Ketika keduanya turun ke bumi, maka bahasa kedua `alien` itu adalah bahasa arab, sebagai bahasa tempat asal mereka. Dan ketika mereka berdua beranak pinak, sangat besar kemungkinannya mereka mengajarkan bahasa surga itu kepada nenek moyang manusia, yaitu bahasa arab.

Sebagai bahasa yang tertua di dunia, wajarlah bila bahasa arab memiliki jumlah kosa kata yang paling besar. Para ahli bahasa pernah mengadakan penelitian yang menyebutkan bahwa bahasa arab memiliki sinonim yang paling banyak dalam penyebutan nama-nama benda. Misalnya untuk seekor unta, orang arab punya sekitar 800 kata yang identik dengan unta. Untuk kata yang identik dengan anjing ada sekitar 100 kata.

Maka tak ada satu pun bahasa di dunia ini yang bisa menyamai bahasa arab dalam hal kekayaan perbendaharaannya. Dan dengan bahasa yang lengkap dan abadi itu pulalah agama Islam disampaikan dan Al-Quran diturunkan. Wallahu 'Alam
Share:

Minggu, 20 November 2011

APA YANG GOOGLE LAKUKAN KEPADA "ANAK IBU"

Assalamu'alaikum sobat muslim.

Astaghfirullahal adzim innallaha ghofururrokhim . . . .

Hari ini saya akan membahas definisi google tentang kata pencarian
ANAK IBU. Sungguh tak dinyana kepandaian seo tools dalam
menterjemahkan kata yang kita cari, bisa di artikan berdampak baik
namun tak jarang malah berdampak buruk.

Hari ini (20/11) saya sedang mencari info tambahan tentang ibu dan
anak, kata yang pertama kali muncul di benak saya adalah "anak ibu"
atau ibu dan anak" namun sungguh tak dinyana sama sekali ternyata
goggle menterjemahkan masukan pencarian ini ke arah yang tidak baik.

Dengan kata pencarian "anak ibu" yang berada pada peringkat utama
adalah "IBU memperkosa ANAKnya" yang berasal dari situs youtube.
Sedangkan pada peringkat kedua adalah "IBU dan ANAK ketahuan
bersetubuh" yang berasal dari salah satu situs wordpress. Hal inipun
tak beda dengan apa yang saya temui untuk kata kunci "IBU DAN ANAK"
hasih yang ditemukan tak jauh beda, hanya yang tadinya di urutan kedua
kini ke urutan satu.

Mengenai hal ini kami berpendapat
1. Google mungkin sedang mempromosikan salah satu situs yang bergerak
dibawahnya sehingga ia merefrensikan vidio yang bisa merusak moral.
Vidio semacam itu seharusnya dihapus dan diganti dengan vidio yang
lebih bermanfaat.
2. Berkaitan dengan baru-baru ini yang katanya google telah
menyempurnakan sistem alogaritmanya ternyata tidak disertai dengan
penyempurnaan filter untuk situs-situs dan vidio-vidio yang berisi
kontent pornografi dan porno aksi. Hal ini sangat disayangkan karena
tak terlalu banyak memberikan manfaat.
3. Kecenderungan orang orang menonton dan membaca media porno telah
mengantar situs dan vidio porno itu ke peringkat nomer satu dan ke
dua. Naudzubillahimindzalik.
4. Kemampuan webmaster situs tersebut telah membawanya untuk
memperoleh dosa yang akan terus mengalir bahkan sampai ia mati, hall
ini dikarenakan ia telah menebar keburukan yang bisa ditiru oleh orang
banyak. Naudzubillahimindzalik.
4. Kata kinci yang seharusnya mengantar pada bimbinya bagaimana
seorang ibu mengasuh anaknya kini malah di arahkan ke situs yang bisa
merusak moral. Naudzubillahimindzalik.
5. Kami tekankan kepada seluruh webmaster-webmaster dimanapun berada,
manajemen seo itu memang penting namun lebih penting lagi manajemen
spiritual.
6. Kami juga menghimbau bagi orang-orang yang tidak berkepentingan
langsung dengan dunia internet agar tidak menggunakanya, karena anda
mungkin akan di arahkan ke situs yang seharusnya tidak anda kunjungi.

Kerusakan moral bangsa salah satunya bersumber dari dunia maya.
Seperti yang selalu saya katakan "PENGETAHUAN ADALAH BILAH PISAU YANG
TAJAM, SEDANGKAN AGAMA (ISLAM) ADALAH KEKUATAN YANG SIAP ANDA GUNAKAN
UNTUK MENGONTROL JALANYA PENGETAHUAN"

ahir kata kami himbau agar kirta sanantiasa menggunakan pengetahuan ke
arah yang lebih baik.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh . . .

--
Dikirim dari perangkat seluler saya

Share:

Kamis, 17 November 2011

SURGA DUNIA, NIKMATNYA TIADA TARA . . .

Assalamu'alaikum sobat muslim . . . Jumpa lagi setelah beberapa hari
absen . . . Heheh . . .

Beberapa hari ini memang rizki lagi nyari rizki yang lain . . .
(toweng . . .toweng . . . Rizki nyari rizki, ada ada aja ea . . .) dan
alhamdulillah sudah ketemu, selama beberapa hari ini pula rizki
mencoba mencicipi surga dunia . . . ( waduh, apa tuh . . .
?????!!!!!!) . . . Jangan ngeres, masak dikit-dikit arahnya kesana
melulu, soal itu entar kalo dah nikah, jangan jadikan pacar buat
kelinci percobaan. Pacaran aja haram apalagi gituan pra nikah . . . .
Laknat Allah menunggu . . .

Perlu sobat muslim ketahui, nikmatnya surga dunia itu bisa diperoleh
dengan pemenuhan kebutuhan jasmani dan rohani. Kebutuhan jasmani
meliputi makan, minum, olahraga, pakaian, tempat tinggal dan masih
banyak lagi. Sedangkan untuk kebutuhan rohani diantaranya sholat,
puasa, zakat, haji, dan segala bentuk ibadah lainya.

Perdedaan dari kebutuhan jasmani dan rohani bisa di lihar dari tujuan
kebutuhan itu sendiri, kebutuhan jasmani untuk menunjang kesehatan
tubuh sedangkan kebutuhan rohani berguna untuk menunjang kesehatan
jiwa sekaligus tubuh.

Kebutuhan jasmani terpenuhi, kebutuhan jasmani terpenuhi, maka SURGA
DUNIA SUDAH DI DEPAN MATA. sabda Nabi Muhammad dalam hadis sohihnya :

Barang siapa yang hari itu ia di beri kesehatan dalam tubuhnya,
ketentraman dalam hatinya, mempunyai makanan untuk setiap harinya,
maka seakan-akan (Surga) dunia telah diserahkan kepadanya. ( HR. Imam
Bukhori dan Ibnu Majah )

kalau semua telah terpenuhi apa lagi yang kita inginkan. Hanya insan
insan yang tak mau bersyukur saja yang tak menyadari nikmat ini.
Hingga surga dunia yang sudah di tanganya tak ia rasakan sengan
sempurna.

selain surga dunia yang akan kita peroleh dari pemenuhan kebutuhan
ini, banyak manfaat yang akan kita dapat diantaranya mukjizat dibalik
setiap ibadah yang kita laksanakan, mukjizat dari setiap waktu sholat
dan lain-lain. Mengenai hal ini akan rizki bahas di posting
selanjutnya (baca terus ashabul-muslim.com)

sekian dulu ea postingan dari rizki, maklum agak lama ngak posting
jadi agak gimana gitu ngetiknya . . .
Sampai jumpa di posting selanjutnya . . .

Wassalamu'alaikum warahmatullahiwabarakatu . . .

--
Dikirim dari perangkat seluler saya

Share:

Rabu, 16 November 2011

Permohonan pemblokiran akun yang melanggar hukum, ketentuan dan melecehkan agama.

---------- Forwarded message ----------
From: AHMAD FAUZI <fauyie@gmail.com>
Date: Sat, 12 Nov 2011 23:53:40 +0700
Subject: permohonan pemblokiran akun yang melanggar hukum, ketentuan
dan melecehkan agama.
To: disabled@facebook.com, appeals@facebook.com, info@facebook.com

salam hangat untuk tim facebook . . . .

Sekedar pembuka, kami menulis email ini dalam bahasa Indonesia.

Kami selaku organisasi kepemudaan di Jakarta, Indonesia ingin menyampaikan
permohonan untuk beberapa point yang kami sebutkan di bawah ini.

Adapun Point yang ingin kami ajukan adalah tentang oknum dengan alamat
http://www.facebook.com/faiza.bispak dalam hal ini oknum tersebut telah
melakukan tindakan diantaranya :

1. menyebarkan link-link yang mengarahkan ke situs pornografi/porno
aksi.

2. Secara tidak langsung Menghina/melecehkan umat islam dengan
mengatakan "BE SMART MUSLIM" pada profilnya, padahal sudah jelas link yang
ia kirimkan berisi content pornografi da porno aksi. Kami khawatir hal ini
akan memicu kerusuhan yang menyeret agama, sebagaimana kita semua tahu,
bahwa persoalan agama sangatlah sensitive.

3. melanggar hukum di Negara Indonesia yaitu Pada pasal 27 ayat 1
menyebutkan: "Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan
dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi
Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar
kesusilaan..." akan diancam sesuai pasal pada Bab XI yang mengatur
Ketentuan Pidana, pasal 45 ayat 1 yang berbunyi: "Setiap Orang yang
memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat
(3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam)
tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar
rupiah)."

4. Melanggar ketentuan facebook bab "*Safety" point 7 (*You will not
post content that: is hateful, threatening, or pornographic; incites
violence; or contains nudity or graphic or gratuitous violence.) *point 10 (
*You will not use Facebook to do anything unlawful, misleading, malicious,
or discriminatory.)

5. Melanggar ketentuan facebook bab "*Protecting Other People's
Rights" *point 1 dan 2

(· You will not post content or take any action on Facebook that infringes
or violates someone else's rights or otherwise violates the law.

· We can remove any content or information you post on Facebook if we
believe that it violates this Statement.)

6. Melanggar ketentuan facebook bab "*Special Provisions Applicable to
Share Links" *point 3 (You will not place a Share Link button on any page
containing content that would violate this Statement if posted on Facebook.)

7. Melanggar ketentuan facebook bab "*Other" *point 10 (You will
comply with all applicable laws when using or accessing Facebook.)

Yang kami inginkan dengan mengirim email ini adalah :

1. Pihak facebook akan menghapus content otomatis pada oknum ini agar
bersih dari content pornografi dan porno aksi.

2. Dan/Atau pihak facebook akan memberikan peringatan pada oknum
pemilik akun (berbatas waktu) untuk memperbaiki akun miliknya.

3. Dan/Atau pihak facebook akan memblokir akun tersebut jika
peringatan tidak dihiraukan.

4. Dan/Atau pihak facebook akan menghapus akun oknum tersebut
selama-lamanya.

5. Dan atau mengambil langkah sesuai yang tertera pada ketentuan
pengguna facebook bab "*Termination" dimana disitu telah disebutkan (*If
you violate the letter or spirit of this Statement, or otherwise create
risk or possible legal exposure for us, we can stop providing all or part
of Facebook to you. We will notify you by email or at the next time you
attempt to access your account. You may also delete your account or disable
your application at any time. In all such cases, this Statement shall
terminate, but the following provisions will still apply: 2.2, 2.4, 3-5,
8.2, 9.1-9.3, 9.9, 9.10, 9.13, 9.15, 9.18, 10.3, 11.2, 11.5, 11.6, 11.9,
11.12, 11.13, and 14-18.)

Kami percaya bahwa pihak facebook akan menanggapi masukan kami secepat
pihak facebook bisa.

Sebelumnya kami ucapkan Tarimakasih atas tindakan cepat pihak facebook
dalam mengatasi masalah ini.

Kami berterima kasih pula atas layanan yang facebook berikan kepada kami
selama ini.

Salam hangat.

Jakarta, Indonesia

Ashabul muslim

--
Dikirim dari perangkat seluler saya

kunjungi situs kami di :

http://www.ashabul-muslim.com/
<http://www.co.cc/?id=187926&h=YTF1TjFxdzQxNm84eXkwR2kyVk4=&r=aHR0cDovL2F2LXV6enkuYmxvZ3Nwb3QuY29tLw==>

Share:

KEHORMATAN ISLAM ? . . . EMANG GUE PIKIRIN !!! (Memang saya pikirkan)

Assalamu'alaikum warah matullahi wabarakatu.

Jumpa lagi sahabat muslim. Semoga semua dalam keadaan sehat wal afiat
dan sanantiasa dalam lingkaran rahmat dan kasih Allah. Amin.

Kali ini saya akan membahas masalah yang paling di anggap sepele . . .
(lo masalah sepele kenapa musti di bahas, ngak penting kali) . . .
Eitz . . . Jangan su'udzon dulu sahabat muslim, masalah ini bukanya
masalah yang sepele, tapi lebih tepatnya "DISEPELEKAN" . . . Mau tahu
sebabnya ?, ahir-ahir ini sudah banyak orang yang meninggalkan dakwah
islam baik secara langsung maupun tidak langsung. Maraknya jejaring
sosial yang beredar didunia internet pun tidak tidak menjamin akan
meningkatnya dakwah islam secara menyeluruh, bahkan beberapa pihak ada
yang menyalah gunakannya untuk menebar link-link ke situs porno.
Mengenai hal ini, kru ashabul muslim baru-baru ini sempat melaporkan
salah satu pengguna FB ke pihak facebook untuk melakukan pemblokiran
atas akun oknum tak bermoral tersebut. Dengan segala pertimbangan plus
minus atas akun itu sendiri. Hal itu kami lakukan karena penggunanya
selain melanggar Undang-undang di Indonesia, melanggar ketentuan pihak
facebook, dan yang lebih parah lagi dia juga
melecehkan/menjelek-jelekkan agama islam di mata dunia. (emangnya
kenapa sih, apa yang dia lakukan . . .?) sudah menjadi rahasia umum
bahwa persoalan agama adalah persoalan yang sangat sensitif, jika
seseorang menjelek-jelekkan agama islam maka kita sebaga penganut
agama islam wajib hukumya untuk memerangi orang tersebut. Berkaitan
dengan kesalahan yang diperbuatnya ialah, dalam profilnya dia menyebut
"BE SMART MUSLIM" sedangkan dalam postinganya selalu berupa link-link
PORNO yang wajib hukumya untuk kita perangi, INGAT PERJUANGAN ISLAM
ITU HUKUMYA FARDHU AIN, DAKWAH UNTUK DIRI SENDIRI HUKUMNYA FARDHU AIN,
SEDANGKAN DAKWAH UNTUK SESAMA MUSLIM HUKUMYA FARDHU KIFAYAH.

Bagi yang sejalan dengan kami, terlebih kepada fihak facebook, dan
seluruh pengguna facebook kami mohon bantuanya untuk memblokir akun
itu. Untuk sekedar review kami sertakan bukti riilnya, sahabat muslim
bisa menjumpainya di www.facebook.com/faiza.bispak menurut profilnya
ia seorang MAHASISWA DI Universitas Diponegoro, dialah salah satu
ORANG MUNAFIK MASA KINI yang mengaku beragama islam namun
menjelek-jelekkan islam, sesungguhnya Allah maha berat siksanya.
NAUDZUBILLAHIMIN DZALIK

Akhir kata penulis berdo'a semoga pemilik akun segera sadar dan
menutup akun FB yang tak bermoral tersebut, atau semoga pihak facebook
segera menanggapi email yang kami kirimkan dan memblokir akun itu, dan
kepada sahabat muslim sekalian kami menghimbau agar menggunakan
teknologi internet dengan tujuan yang baik dan benar. Semoga kita
sanantiasa dilindungi dalam rahmat dan kasih Allah. Amin

sampai jumpa di posting selanjutnya. . . .

wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh . . .

Pada tanggal 09/11/11, rodombeling@gmail.com <rodombeling@gmail.com> menulis:
> Dunia ini memang tak pernah lepas dari masalah cinta, sudah beribu-ribu
> syair tercipta atas nama cinta. Namun, kini kami persembahkan SYAIR DAN
> NASEHAT UNTUKMU SANG PECINTA, mari kita simak :
>
>
> BILA DIRIMU SEKARANG SEDANG MENUNGGU SESEORANG UNTUK MENJALANI KEHIDUPAN
> MENUJU RIDHO-NYA
>
> BERSABARLAH DENGAN KEINDAHAN
>
> DEMI ALLAH
>
> DIA TAK DATANG KARENA KETAMPANANMU
>
> DIA TAK ATANG KARENA KECANTIKANMU
>
> DIA TAK DATANG KARNA KECERDASANMU
>
> DIA TAK DATANG KARENA KEKAYAANMU
>
> ALLAH-LAH YANG MENGGERAKKAN HATINYA
>
> JANGANLAH TERGESA UNTUK MENG-EXPRESIKAN CINTA KEPADA DIA
>
> SEBELUM ALLAH MENGIZINKAN
>
> BELUM TENTU YANG KAU CINTAI ADALAH YANG TERBAIK UNTUKMU
>
> SIAPAKAH YANG LEBIH MENGETAHUI SELAIN ALLAH ?
>
> SIMPANLAH SEGALA BENTUK UNGKAPAN CINTA DAN DERAP HATI RAPAT-RAPAT
>
> ALLAH AKAN MENJAWABNYA DENGAN LEBIH INDAH DI SAAT YANG TEPAT
>
> -k------k--
>
>
> ASHABUL-MUSLIM.COM sebuah situs yang kami persembahkan untuk SAHABAT MUSLIM
> . . . . Anda bisa mengunjungi kami di http://www.ASHABUL-MUSLIM.COM
>

--
Dikirim dari perangkat seluler saya

Share:

Senin, 07 November 2011

Hikmah : IDUL ADHA = AJARAN ANTI KORUPSI ???

Idul adha menekankan ajaran moral untuk mengutamakan kepentingan
rakyat meski dengan mengorbankan kepentingan pribadi ataupun kelompok.
Namun, meski setiap tahun dirayakan, semangat keagamaan ini belum
terserap dalam tindakan nyata elite politik di Indonesia yang justru
dibelit masalah korupsi.

Korupsi merupakan tindakan yang berlawanan dengan semangat Idul Adha
karena mengorbankan kepentingan umum demi kepentingan diri sendiri,
dan perilaku itu hanya menumpuk kekuasaan dan kekayaan bagi diri
sendiri, keluarga, atau kelompok. Sementara ajaran berkurban
mengutamakan tujuan yang lebih besar, dalam hal ini kepentingan
publik.

Ketekunan elit politik menjalankan ritual agama masih berjarak, bahkan
bertolak belakang dengan prilaku birokrasi dan pemerintahan. Idul adha
masih di anggap sebatas festival yang tidak mempengaruhi perilaku
nyata sehari-hari para koruptor.

Banyak tokoh-tokoh politik menyumbang sapi di masjid-masjid. Namun,
perilaku kekuasaan mereka justru berlawanan dengan semangat Idul Adha
karena masih saja menyuburkan perilaku korupsi. Sebagian besar elite
politik yang "katanya" mayoritas muslim, juga mengikuti khotbah Idul
Adha. Namun, patut disayangkan ajaran antikorupsi itu tetap saja tidak
terserap dengan nyata, mungkin "elite politik kita sudah NDABLEG"
sehingga tidak mempan lagi diingatkan oleh ajaran moral agama . . . .
WaAllahua'lambissowab


kembali ke beranda :
>> http://www.ashabul-muslim.com/

--
Dikirim dari perangkat seluler saya

Share:

Jumat, 04 November 2011

Cinta dan syukur pada Allah (IDUL ADHA)

Cinta memang belum dapat dikatakan sejati jika belum teruji. Nabi Ibrahim AS beserta anaknya yang bernama Nabi Ismail pun tidak luput dari ujian cinta itu. Allah meminta agar Nabi Ibrahim mengorbankan Nabi Ismail.

Dengan rasa ikhlas dan berserah diri, Nabi Ibrahim dan Nabi ismail mengikuti perintah Allah SWT. Disaat Nabi Ismail berada di ujung pedang tajam, Allah memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menganti Qurbanya dengan seekor domba. Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail Lulus dalam ujian cintanya pada Allah SWT.

Sebagai mana nabi Ibrahim AS ibadah pemotongan hewan qurba9 yang kita lakukan adalah cerminan rasa syukur atas nikmat yang telah Allah karuniakan. Sebagaimana yang tertulis dalam surah Q.S Al Kautsar (108) : 1-2
"SESUNGGUHNYA KAMI TELAH MEMBERIKAN KEPADAMU NIKMAT YANG BANYAK. MAKA DIRIKANLAH SHOLAT KARENA TUHANMU DAN BERQURBANLAH".

IBADAH QURBAN IALAH IBADAH YANG DILAKUKAN SETELAH SHOLAH IDUL ADHA MULAI TANGGAL 10-13 DZULHIJJAH

SELAMAT HARI RAYA QURBAN (IDUL ADHA) . . .

Share:

Selasa, 01 November 2011

belajar dari ulama : mengenal imam ahli hadits, Imam Bukhari dan Imam Muslim


1. Imam Bukhari, berhasil mengumpulkan 600.000 hadits
Siapakah muslim yang tak kenal Imam Bukhari, dia adalah pengarang kitab pedoman kedua (al-hadits) yang paling shahih dari yang pernah ada, yang kitabnya diberi nama kitab shahih bukhari dan karena keagungannya maka kitab ini dijadikan rujukan utama umat islam setelah kitab suci al-Qur’an. Dalam perjalanannnya mencari hadits Imam Bukhari banyak melawat ke tempat-tempat yang jauh untuk mengumpulkan dan mempelajari hadits Rasulullah saw. dan mengetahui latar belakang orang-orang yang meriwayatknnya. Daerah-daerah yang dikunjunginya adalah Syam (Suriah), Mesir dan Aljazair masing-masing dua kali, ke Basra empat kali, menetap di Makkah dan Madinah selama enam tahun, berulang kali ke Kufah dan Baghdad. Dari hasil kunjungannya tersebut Imam Bukhari berhasil mengumpulkan 600.000 hadits, dimana sebanyak 300.000 hadits berhasil dihafalnya di luar kepala, yang terdiri dari hadits shahih dan tidak shahih.

Dari begitu banyak karangannya yang paling terpenting dan terbesar adalah Kitab Al Jami’ As Shahih atau yang lebih dikenal sebagai Shahih Al Bukhari.
Imam Bukhari dilahirkan pada tahun 194 H di Bukhara dan wafat menjelang hari raya Idul Fitri tahun 256 H, dari seorang ayah yang saleh dan taat beribadah bernama Isma’il. Beliau banyak berguru pada para ustadz dan ahli hadits, salah seorang diantaranya bernama Ad Dakhili yang dianggapnya memiliki kemampuan menguasai ilmu hadits dengan baik. Sejak kecil Bukhari telah menunjukkan bakatnya yang luar biasa dalam menghafal dan memiliki kecerdasan diatas yang lain, disamping memiliki keberanian mengkoreksi kekeliruan periwayatan hadits dari guru atau ustadznya. Dalam menyusun kitab Al Jami’ as Shahih, beliau melibatkan lebih dari seribu orang yang terdiri dari para ahli hadits dan para perawi yang diajaknya berdiskusi untuk mencapai nilai originalitas tiap-tiap hadits.

Ketinggian kualitas, ketelitian dan kecermatan yang terkandung dalam kitab Shahih Bukhari baik dari segi materi maupun perawinya, mengangkat kitab tersebut pada peringkat pertama dalam urutan kitab-kitab hadits yang muktabar. Selanjutnya diikuti kitab Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan At Tirmidzi, Sunan An Nasa’i dan Sunan Ibnu Majah.
Imam Bukhari mengatakan bahwa dalam menyusun kitabnya tersebut beliau selalu melaksanakan shalat dua rakaat sebelum mencantumkan sebuah hadits sekalipun.
Meskipun sibuk dengan mempelajari dan menyusun hadits, beliau tidak melupakan olah raga kegemarannya yaitu memanah, dimana hampir semua anak panah yang pernah dilepaskan dari busur mengenai sasarannya; dia tidak pernah membanggakan prestasinya bahkan terus berlatih.
Pada saat berkunjung ke Baghdad Imam Bukhari didatangi beberapa orang ahli hadits yang sengaja bermaksud menguji kemampuannya. Mereka mengemukakan seratus hadits yang sengaja diputar balikkan matan (isi atau substansi hadits) dan sanad nya (rangkaian urutan perawi hadits). Sewaktu hadits tersebut dibacakan dihadapan Imam Bukhari, beliau menyatakan: “Aku tidak mengetahuinya!”. Berulang-ulang jawaban yang sama diberikan, sampai pada akhirnya dikatakannya: “Hadits yang kamu bacakan tadi sebenarnya adalah seperti ini (dan seterusnya)”, hingga semua riwayat dikembalikan pada sanad dan matannya semula yang benar. Berita atas peristiwa ini tersebar kemana-mana sehingga semakin banyak orang yang menghormati dan mengakui kelebihannya.
“Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu Nabi-Nabi, para siddiqin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. Yang demikian itu adalah karunia dari Allah dan Allah cukup mengetahui”.
(Surat An Nisa ayat 69 – 70).
Sebagaimana pada setiap mukmin, untuk mencapai keImanan dan kedudukan di sisi Allah yang lebih tinggi, Imam Bukhari mendapat ujian dan cobaan yang menuntut kesabaran dan keteguhan hati.
Atas permintaan gurunya yang bernama Az Zihli, beliau terpaksa meninggalkan Naisabur karena perselisihan paham dengan gurunya tersebut.
Sesampainya di kota kelahiran Bukhara, Imam Bukhari disambut hangat oleh penduduk dengan upacara yang meriah. Beliau menetap disana dan sempat mengajar ilmu hadits dikotanya tersebut untuk beberapa lama. Namun ujian berikutnya datang menerpa dimana Gubernur Bukhara yang bernama Khalid bin Ahmad ingin memiliki kitab Al Jami’ Ash Shahih dan At Tarikh Al Kubra. Keinginan ini tidak dipenuhi oleh Imam Bukhari, yang menyebabkan Gubernur marah sekali dan mengusir beliau dari kampung halamannya. Imam berdo’a dan menyerahkan permasalahan ini kepada Allah Yang Maha Adil. Beberapa hari kemudian Sultan Uzbekistan, Ibn Tahir menghukum Gubernur dan diharuskan menunggang keledai himar perempuan berkeliling kota dan akhirnya dihukum.
Melihat keadaan Imam Bukhari warga Samarkand tergerak hatinya, mereka mengundangnya untuk tinggal menetap dan mengajar disana. Permintaan ini dipenuhinya, tapi baru sampai di desa Khartand beliau jatuh sakit selama beberapa hari. Akhirnya pada malam menjelang Idul Fitri 256 H beliau wafat pada usia 62 tahun dan jenazahnya dimakamkan sehabis dhuhur, sementara orang merayakan hari raya Idul Fitri.

2. Imam Muslim, Menyaring 300.000 hadits dalam 15 tahun.
Seorang muhaddis (ahli hadts) terkenal sesudah Imam Malik adalah Imam Muslim yang sempat berguru kepadanya selama menetap dan menyebarkan ilmu di Naisabur.
Kepribadian Imam Muslim yang diteladani oleh murid-muridnya adalah wara’ (menjauhi hal-hal yang syubhat atau meragukan), zuhud (tidak berorientasi pada kemegahan duniawi dan kekayaan bendawi), tawadhu’ dan ikhlas, yang didukung oleh kecerdasan luar biasa, ketekunan dan kemauan belajar yang kuat.
Beliau dilahirkan pada tahun 202 H di Naisabur dan wafat pada usia 59 tahun di kota yang sama. Sejak remaja pada usia 14 tahun, Imam Muslim yang nama lengkapnya Abu al Husain Muslim bin al Hajjal al Qusyairi an Naisaburi, sudah sering mengikuti pembahasan yang mengupas hadits-hadits Rasulullah saw. Keinginannya untuk mengembangkan ilmu dan memperluas wawasan, membawanya kenegeri-negeri Hedzjaz, Irak, Suriah dan Mesir.
Sebagaimana yang dilakukan Imam Bukhari, beliau juga menulis banyak kitab yang dijadikan sumber atau referensi penulis-penulis sesudahnya, dan yang paling terkenal adalah Kitab al Jami’ as Shahih Muslim yang lebih dikenal sebagai Shahih Muslim, yang menurut salah seorang Guru Besar Universitas Damsyik didalamnya termuat 3030 hadits tanpa pengulangan atau 10.000 hadits dengan pengulangan. Hadits sebanyak ini sudah merupakan saringan dari 300.000 hadits yang diperolehnya selama masa pengumpulan, dan untuk menyeleksinya Imam Muslim menghabiskan waktu selama lima belas tahun.
Metode penyeleksian yang digunakan kedua Imam hadits ini tidak jauh berbeda, antara lain rangkaian sanadnya tidak terputus hingga ke ujung sumber yakni Rasulullah saw., dimana para perawi adalah orang-orang yang memiliki kredibilitas, dapat dipercaya atau siqat. Sedikit perbedaannya adalah syarat bagi perawi yang diterapkan Imam Muslim tidak seketat persyaratan Imam Bukhari dimana seorang perawi harus benar-benar bertemu dengan perawi sebelumnya.

Keistimewaan Imam Muslim dalam menyusun kitab haditsnya tersebut terletak pada ketelitiannya menggunakan lafal yang sama sesuai dengan apa yang disabdakan Rasulullah saw. Sedangkan susunannya lebih sistimatis hingga mudah ditelusuri sesuai topik atau perihal yang dikehendaki.

“Engkau tidak berceritera kepada suatu kaum tentang sebuah cerita yang tidak bisa dijangkau oleh akal pikiran mereka, melainkan cerita itu akan menjadi fitnah bagi sebagian golongan dari mereka”.
(HR. Imam Muslim).
Selama melakukan rihlah (perjalanan) dalam rangka memperkaya hasanah ilmu dan memperluas wawasan, Imam Muslim disamping mengunjungi berbagai negeri, beliau beberapa kali mendatangi para ahli hadits di Baghdad dan meriwayatkan hadits disana. Imam Muslim mendapat pengakuan sebagai Imam hadits yang paling terkemuka dan produktif serta memiliki keteladanan kepribadian yang terhormat.
Seorang ulama terkemuka kota Baghdad bernama Al Khatib Al Baghdadi mengatakan: “Sesungguhnya Imam Muslim mengikuti jejak yang telah ditempuh oleh Imam Bukhari”.
“Barangsiapa yang dikehendaki Allah dengan kebaikan maka Allah memberikan pemahaman yang baik tentang agama”.
(Hadits Riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim).
Semoga Allah swt. melimpahkan rahmatNya kepada beliau berdua. Amin.
Share:

Minggu, 30 Oktober 2011

adab-adab dan hukum-hukum tentang HARI RAYA QURBAN

بسم الله الرحمن الرحيم

الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ رَسُوْلِ لله وَعَلىَ آلِهِ وَمَنْ وَالاَهُ، أَمَّا بَعْدُ

Akhi Muslim……. Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah subhanahu wata’ala yang telah mempertemukan kita kepada hari yang agung ini dan memanjangkan umur kita sehingga dapat menyaksikan hari dan bulan berlalu, dan mempersembahkan kepada kita perbuatan dan ucapan yang dapat mendekatkan kita kepada Allah.

Hari Raya qurban, termasuk kekhususan umat ini dan termasuk tanda-tanda agama yang tampak, juga termasuk syi’ar-syi’ar Islam, maka hendaknya kita menjaganya dan menghormatinya.

ذَلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوْبِ

“Demikianlah (perintah Allah), dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati” (Al Hajj 32).

> Adab-Adab dan Hukum-Hukum Seputar ‘Idul Adha

Berikut ini akan dijelaskan secara ringkas adab-adab dan hukum-hukum tentang hari raya :

1. Takbir. Disyari’atkan bertakbir sejak terbit fajar pada hari Arafah hingga waktu Ashar hari tasyrik terakhir, yaitu pada tanggal tiga belas Dzul Hijjah. Allah subhanahu wata’ala berfirman:

Dan berzikirlah (dengan menyebut) dalam beberapa hari yang terbilang (Al Baqarah 203)

Caranya dengan membaca:

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ

“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan bagi-Nya segala pujian “

Disunnahkan mengeraskan suaranya bagi orang laki di masjid-masjid, pasar-pasar dan rumah-rumah setelah melaksanakan shalat, sebagai pernyataan atas pengagungan kepada Allah, beribadah kepada-Nya dan mensyukuri-Nya.

2. Menyembelih binatang korban. Hal tersebut dilakukan setelah selesai shalat Id, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

مَنْ ذَبَحَ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ فَلْيُعِدْ مَكَانَهَا أُخْرَى، وَمَنْ لَمْ يَذْبَحْ فَلْيَذْبَحْ

“Siapa yang menyembelih sebelum shalat maka hendaklah dia menggantinya dengan hewan kurban yang lain, dan siapa yang belum menyembelih, maka hendaklah dia menyembelih” (Riwayat Bukhori dan Muslim)

Waktu menyembelih kurban adalah empat hari, hari raya dan tiga hari tasyrik, sebagaimana terdapat dalam hadits shahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: Semua hari tasyrik adalah (waktu) menyembelih (Lihat Silsilah Shahihah no. 2476)

3. Mandi dan mengenakan wewangian. Hal ini bagi orang laki dan memakai pakaian yang paling bagus tanpa berlebih-lebihan, tanpa isbal (menjulurkan pakaiannya hingga melebihi mata kaki), tidak mencukur janggut karena hal tersebut haram hukumnya. Sedang-kan wanita disyari’atkan baginya keluar menuju tempat shalat Id tanpa tabarruj, tanpa memakai wewangian dan hendak-lah seorang muslimah berhati-hati berang-kat dalam rangka ta’at kepada Allah dan shalat sedang dia melakukan maksiat kepada-Nya dengan tabarruj, membuka aurat dan memakai wewangian di hadapan orang laki.

4. Makan daging korban. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak makan daging korban sebelum pulang dari shalat Id, setelah itu baru dia memakannya.

5. Pergi ke tempat shalat Id. Berjalan kaki jika memungkin-kan dan disunnahkan shalat Id di lapangan terbuka, kecuali jika terdapat uzur seperti hujan misalnya, maka pada saat itu sebaiknya shalat di masjid berdasarkan perbuatan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

6. Shalat bersama kaum muslimin dan mendengarkan khutbah. Adapun yang dikuatkan oleh para ulama seperti Syaikh Islam Ibnu Taimiyah bahwa shalat Id hukumnya wajib berdasarkan firman Allah subhanahu wata’ala:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

Perbuatan tersebut tidak gugur kecuali dengan uzur syar’i. Adapun wanita tetap diperintahkan menghadiri shalat Id bersama kaum muslimin, bahkan sekalipun yang haid dan para budak dan bagi mereka yang haidh di jauhkan dari tempat shalat.

7. Menempuh jalan yang berbeda. Disunnahkan untuk berangkat ke tempat shalat Id lewat satu jalan dan pulang lewat jalan yang lain berdasarkan perbuatan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

8. Ucapan selamat. Tidak mengapa saling mengucapkan selamat seperti :

تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ

“Semoga Allah menerima (amal) kita dan anda sekalian”.

> Kemungkaran-Kemungkaran Yang Terjadi Di Hari Raya

Ketahuilah wahai saudaraku muslim -semoga Allah memberi taufik kepadaku dan kepadamu- sesungguhnya kebahagiaan yang ada pada hari-hari raya kadang-kadang membuat manusia lupa atau sengaja melupakan perkara-perkara agama mereka dan hukum-hukum yang ada dalam Islam. Sehingga engkau melihat mereka banyak berbuat kemaksiatan dan kemungkaran-kemungkaran dalam keadaan mereka menyangka bahwa mereka telah berbuat sebaik-baiknya !! Semua inilah yang mendorongku untuk menambahkan pembahasan yang bermanfaat ini dalam tulisanku, agar menjadi peringatan bagi kaum muslimin dari perkara yang mereka lupakan dan mengingatkan mereka atas apa yang mereka telah lalai darinya[Kemungkinan-kemungkinan yang disebutkan secara umum dilakukan pada waktu haru raya ataupun di luar hari raya, akan tetapi kemungkaran itu lebih besar dan bertambah dilakukan pada hari-hari raya].

Diantara kemungkaran itu adalah :

Pertama: Berhias dengan mencukur jenggot. Perkara ini banyak dilakukan manusia. Padahal mencukur jenggot merupakan perbuatan yang diharamkan dalam agama Allah subhanahu wata’ala sebagaimana ditunjukkan dalam hadits-hadits yang shahih yang berisi perintah untuk memanjangkan jenggot agar tidak tasyabbuh (menyerupai) orang-orang kafir yang kita diperintah untuk menyelisihi mereka. Selain berkaitan dengan hal itu, memanjangkan jenggot termasuk fithrah (bagi laki-laki) yang tidak boleh kita rubah. Dalil-dalil tentang keharaman mencukur jenggot terdapat dalam kitab-kitab Imam Madzhab yang empat yang telah dikenal [Lihat Fathul Bari 10/351, Al-Ikhtiyar Al-Ilmiyah 6, Al-Muhalla 2/220, Ghidza'ul Albab 1/376 dan selainnya. Al-Akh Syaikh Muhammad bin Ismail telah meneliti dalam kitabnya "Adillah Tahrim Halqil Lihyah" hadits-hadits yang ada dalam masalah ini, kemudian ia kemenyebutkan penjelasan ulama tentangnya, dan juga nukilan-nukilan dari kitab-kitab madzhab yang jadi sandaran. Lihatlah kitab yang berharga itu. dan lihat juga "Majallah Al-Azhar" 7/328. Aku telah menulis risalah berjudul "Hukum Ad-Dien Fil Lihyah wat tadkhin" -Alhamdulillah- Kitab itu telah dicetak beberapa kali.] Hendaklah hal itu diketahui.

Kedua: Berjabat tangan dengan wanita yang bukan mahramnya. Ini merupakan bencana yang banyak menimpa kaum muslimin, tidak ada yang selamat darinya kecuali orang yang dirahmati Allah. Perbuatan ini haram berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang artinya): “ Seseorang ditusukkan jarum besi pada kepalanya adalah lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya” [Hadits Shahih, Lihat takhrijnya secara panjang lebar dalam "Juz'u Ittiba' is Sunnah No. 15 oleh Adl-Dliya Al-Maqdisi -dengan tahqiqku. Diriwayatkan ar Rauyaani dalam musnadnya 227/2 dari Ma’qil bin Yasaar dan sanadnya jayyid lihat Silsilah Ahadits ash Shohihah karya Al Albani no 226]

Keharaman perbuatan ini diterangkan juga dalam kitab-kitab empat Imam Madzhab yang terkenal [Lihat 'Syarhu An Nawawi ala Muslim 13/10, Hasyiyah Ibnu Abidin 5/235, Aridlah Al-Ahwadzi 7/95 dan Adlwau; Bayan 6/603]

Ketiga: Tasyabbuh (meniru) orang-orang kafir dan orang-orang barat dalam berpakaian dan mendengarkan alat-lat musik serta perbuatan mungkar lainnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda (yang artinya): “ Siapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka” [Hadits ini dikeluarkan oleh Ahmad 2/50 dan 92 dari Ibnu Umar dan isnadnya Hasan. Diriwayatkan oleh Ath-Thahawi dalam Musykil Al Atsar 1/88 dari Hassan bin Athiyah, Abu Nu'aim dalam Akhbar Ashbahan 1/129 dari Anas, meskipun ada pembicaraan padanya, tetapi dengan jalan-jalan tadi, hadits ini derajatnya Shahih, insya Allah]

Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda (yang artinya) : “ Benar-benar akan ada pada umatku beberapa kaum yang mereka menghalalkan zina, sutera (bagi laki-laki ,-pent), khamr dan alat-alat musik. Dan benar-benar akan turun beberapa kaum menuju kaki gunung untuk melepaskan gembalaan mereka sambil beristirahat, kemudian mereka didatangi seorang fasik untuk suatu keperluan. Kemudian mereka berkata : ‘Kembalilah kepada kami besok!’ Lalu Allah membinasakan dan menimpakan gunung itu pada mereka dan sebagian mereka dirubah oleh Allah menjadi kera-kera dan babi-babi hingga hari kiamat” [Hadits Riwayat Bukhari 5590 secara muallaq dan bersambung menurut Abu Daud 4039, Al-Baihaqi 10/221 dan selainnya.

Keempat: Masuk dan becengkerama dengan wanita-wanita yang bukan mahram. Hal ini dilarang oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dengan sabda beliau (yang artinya) : “ Hati-hatilah kalian masuk untuk menemui para wanita". Maka berkata salah seorang pria Anshar : "Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu tentang Al-Hamwu" Beliau berkata : "Al-Hamwu adalah maut" [Hadits Riwayat Bukhari 5232, Muslim 2172 dari 'Uqbah bin Amir].

Al-Allamah Az-Zamakhsyari berkata dalam menerangkan “Al-Hamwu”: “Al-Hamwu bentuk jamaknya adalah Ahmaa’ adalah kerabat dekat suami seperti ayah [Dia dikecualikan berdasarkan nash Al-Qur'anul Karim, lihat "Al-Mughni" 6/570], saudara laki-laki, pamannya dan selain mereka… Dan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam: “Al-Hamwu adalah maut” maknanya ia dikelilingi oleh kejelekan dan kerusakan yang telah mencapai puncaknya sehingga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyerupakannya dengan maut, karena hal itu merupakan sumber segala bencana dan kebinasaan. Yang demikian karena Al-Hamwu lebih berbahaya daripada orang lain yang tidak dikenal. Sebab kerabat dekat yang bukan mahram terkadang tidak ada kekhawatiran atasnya atau merasa aman terhadap mereka, lain halnya dengan orang yang bukan kerabat. Dan bisa jadi pernyataan “Al-Hamwu adalah mau” merupakan do’a kejelekan, yaitu seakan-akan kematian itu darinya, kedudukannya seperti ipar yang masuk menemuinya, jika ia meridhainya dengan itu” ["Al-Faiq fi Gharibil Hadits" 9 1/318, Lihat "An-Nihayah 1/448, Gharibul Hadits 3/351 dan Syarhus Sunnah 9/26,27]

Kelima: Wanita-wanita yang bertabarruj (berdandan memamerkan kecantikan) kemudian keluar ke pasar-pasar atau tempat lainnya. Ini merupakan perbuatan yang diharamkan dalam syari’at Allah.

Allah subhanahu wata’ala berfirman : (yang artinya) : “ Hendaklah mereka wanita-wanita) tinggal di rumah-rumah mereka dan jangan bertabarruj ala jahiliyah dulu dan hendaklah mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat” [Al-Ahzab : 33]

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya) : “Dua golongan manusia termasuk penduduk neraka yang belum pernah aku melihatnya : …….. dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, berlenggak-lenggok [Menyimpang dari taat kepada Allah subhanahu wata’ala dan keharusan mereka untuk menjaga kemaluan, "An-Nihayah" 4/382], kepala-kepala mereka bagaikan punuk-punuk unta [Berkata Al-Qadli 'Iyadh dalam Masyariqul Anwar 1/79: Al-Bukht adalah unta yang gemuk yang memiliki dua punuk. Maknanya -wallahu a'lam- wanita-wanita itu menggelung rambut mereka hingga kelihatan besar dan tidak menundukkan pandangan mata mereka.]. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mendapatkan bau surga. Padahal bau suurga dapat tercium dari perjalanan sekian dan sekian” [Hadits ini dikeluarkan oleh Muslim dalam "Shahihnya" 2128, 2856 dan 52, Ahmad 2/223 dan 236 dari Abu Hurairah]

Keenam: Mengkhususkan ziarah kubur pada hari raya, membagi-bagikan manisan dan makanan di pekuburan, duduk di atas kuburan, bercampur baur antara pria dan wanita, bergurau dan meratapi orang-orang yang telah meninggal, dan kemungkaran-kemungkaran lainnya. [Lihat perincian yang lain tentang bid'ah yang dilakukan di kuburan dalam kitab "Ahkamul Janaiz" 258-267 oleh Syaikh kami Al-Albani]

Ketujuh: Boros dalam membelanjakan harta yang tidak ada manfaatnya dan tidak ada kebaikan padanya. Allah berfirman (yang artinya): “ Janganlah kalian berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan” [Al-An'am : 141]

“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya orang-orang yang berbuat boros itu adalah saudaranya syaitan” [Al-Isra : 26-27]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya): “ Tidak akan berpindah kedua kaki anak Adam pada hari kiamat dari sisi Rabb-nya hingga ditanya tentang … dan hartanya dari mana ia perolah dan ke mana ia infakkan” [Hadits Riwayat Tirmidzi 2416]

Kedelapan: Kebanyakan manusia meninggalkan shalat berjama’ah di masjid tanpa alasan syar’i atau mengerjakan shalat Id tetapi tidk shalat lima waktu. Demi Allah, sesungguhnya ini adalah salah satu bencana yang amat besar.

Kesembilan: Berdatangannya sebagian besar orang-orang awam ke kuburan setelah fajar hari raya, mereka meninggalkan shalat Id, dirancukan dengan bid’ah mengkhususkan ziarah kubur pada hari raya. [Al-Madkhal 1/286 oleh Ibnu Hajj, Al-Ibda hal.135 oleh Ali Mahfudh dan Sunnanul Iedain hal.39 oleh Al-Syauqani]

Sebagian mereka meletakkan pada kuburan itu pelepah kurma [Lihat Ahkamul Jazaiz hal. 253, Ma'alimus Sunan 1/27 dan ta'liq Syaikh Ahmad Syakir atas Sunan Tirmidzi 1/103] dan ranting-ranting pohon !! Semua ini tidak ada asalnya dalam sunnah.

Kesepuluh: Tidak adanya kasih sayang terhadap fakir miskin. Sehingga anak-anak orang kaya memperlihatkan kebahagiaan dan kegembiraan dengan bebagai jenis makanan yang mereka pamerkan di hadapan orang-orang fakir dan anak-anak mereka tanpa perasaan kasihan atau keinginan untuk membantu dan merasa bertanggung jawab. Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda. (yang artinya) : “ Tidak beriman salah seorang dari kalian hingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang dia cintai untuk dirinya” [Hadits Riwayat Bukhari 13 dan Muslim 45, An-Nasa'i 8/115]

Kesebelas: Bid’ah-bid’ah yang dilakukan oleh kebanyakan orang yang dianggap syaikh dengan pengakuan bertaqqarub kepada Allah Ta’ala, padahal tidak ada asalnya sama sekali dalam agama Allah. Bid’ah itu banyak sekali dilakukan muslimin [Lihat beberapa di antaranya dalam kitab A'yadul Islam 58 pasal Bida'ul Iedain]. Aku hanya menyebutkan satu saja di antaranya, yaitu kebanyakan para khatib dan pemberi nasehat menyerukan untuk menghidupkan malam hari Id (dengan ibadah) dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah. Tidak hanya sebatas itu yang mereka perbuat, bahkan mereka menyandarkan hadits palsu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, yaitu hadits yang berbunyi. (yang artinya): “ Barangsiapa yang menghidupkan malam Idul Fithri dan Idul Adha maka hatinya tidak akan mati pada hari yang semua hati akan mati” [Hadits ini palsu (maudlu'), diterangkan oleh Ustazd kami Al-Albani dalam "Silsilah Al-Ahadits Adl-Dlaifah" 520-521]

Maka tidak boleh menyandarkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ucapan tersebut. Dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

وَالله ُتَعَالَى أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعٰلَمِيْن

Sumber:

Dikutip secara ringkas dari Artikel di Situs http://salafy.or.id, yang berjudul Hukum-hukum dalam merayakan Iedhul Adha, Penulis: Depag Saudi Arabia dan Kemungkaran-kemungkaran yang terjadi di Hari Raya Penulis Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsari dan Syaikh Salim Al Hilali
Share:

Arsip Situs

Online now

Show Post

Blog Archive