"Ungkapan pemikiran sederhana untuk pembenahan diri"

Senin, 02 Maret 2015

Bukan rahasia lagi, mahasiswi gitu loh

Bandung Dihebohkan Peredaran Video Mesum Diduga Mahasiswi

By Okan Firdaus on 26 Feb 2015

(Liputan6.com)
Liputan6.com, Bandung - Pengguna dunia maya dan masyarakat Kota Bandung dihebohkan dengan beredarnya video mesum dengan judul yang menyebut pemerannya adalah mahasiswa perguruan tinggi di Bandung.

Video berdurasi 2 menit 46 detik tersebut berisi adegan mesum layaknya pasangan suami istri. Dalam video, pemeran pria tidak terlihat. Hanya pemeran wanita yang tampak jelas.

Dari hasil penelusuran yang dilakukan Liputan6.com, video tersebut diunggah sejak Rabu 4 Februari 2015 lalu di situs sangxxxxxxxlah.com.

Tidak ada keterangan lebih lanjut dari admin situs tersebut yang membenarkan bahwa pemeran adegan 'panas' itu benar dilakukan oleh mahasiswa kampus yang disebut.

Sementara, dalam video pun tidak ada kata-kata yang keluar dari pemeran wanita ataupun pria yang mengaitkan mereka dengan kampus tertentu.

Share:

Makanya kek, udah tua mah harusnya taubat bukan malah tua keladi

Kakek Tewas Sebelum Berhubungan Intim dengan Kekasih di Hotel
Jumat, 30 Mei 2014

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA-Pria lanjut usia (lansia) tewas saat akan berhubungan intim bersama kekasihnya di kamar nomor 24 Hotel MKL, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (29/5/2014).

Kakek berusia 64 tahun, yang diketahui bernama Rudy Chahyadi Tio, tewas dalam perjalanan menuju RS Atmajaya pukul 13.30. Sejam sebelumnya, yakni pukul 12.20, pria tersebut check in di hotel bersama kekasihnya, bernama Noviyanti (24).

Menurut Kanit Reskrim Polsek Metro Tanjung Duren AKP Khoiri, korban meninggal setelah mengkonsumsi obat kuat. "Karena dari hasil olah TKP di kamar ditemukan bungkusan levitra yang diketahui sebagai obat kuat penambah stamina seksual pria," ungkapnya.

Meski sempat dilarikan ke RS Atmajaya, Pluit, Jakarta Utara, nyawa pria lanjut usia itu tidak bisa diselamatkan. "Saat dibawa ke rumah sakit kondisinya sudah pingsan, ia tewas di perjalanan," ujar Khoiri.

Untuk memastikan penyebab kematian korban, polisi masih memeriksa sejumlah saksi termasuk kekasih korban dan beberapa petugas hotel.

Share:

Gak heran deh, mahasiswi umumnya begitu

Mahasiswi Cantik Tepergok 'Ngamar' Bersama Lelaki Paruh Baya

Sabtu, 14 Juni 2014 10:37

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TASIKMALAYA -Kamis (12/6) malam hingga Jumat (13/6) dini hari, petugas berhasil mengamankan 15 pasangan mesum, termasuk yang diciduk dari penginapan yang ada di perkampungan di Kecamatan Cibeureum.

Petugas juga mengamankan seorang mahasiswi berparas cantik yang kedapatan tengah ngamar bersama seorang lelaki paruh baya pengusaha pertambangan. Mahasiswi tersebut berusaha berkelit berbuat mesum dengan pengusaha tersebut di sebuah hotel Jalan Perintis Kemerdekaan, walaupun saat dirazia dia sedang menegnakan pakaiannya lagi.

"Saya baru pulang dari Bandung kemalaman. Lalu menginap di hotel ini bersama uwak saya," tutur mahasiswi sambil melirik pasangannya.

Namun lelaki paruh baya itu malah tak bisa mengelak atas perbuatan yang mereka lakukan di kamar tersebut. Petugas kemudian menggelandang keduanya naik ke mobil Satpol PP.

Kasi Operasi dan Penindakan Satpol PP Kota Tasikmalaya, Andi Ikbal Maulana, disela operasi, mengatakan, operasi digelar untuk meminimalisir kegiatan maksiat menghadapi bulan suci Ramadan 1435 H.

Operasi kali ini tergolong berskala besar karena hampir seluruh hotel kelas melati didatangi petugas. Tak hanya di Jalan Perintis Kemerdekaan, tapi juga yang ada di Jalan RE Martadinata, Jalan Ir H Djuanda, Jalan Cikurubuk, Jalan Tarumanagara serta Jalan Cilendek.

Satu per satu hotel kelas melati itu didatangi. Setiap pasangan yang tidak bisa memperlihatkan KTP dengan alamat yang sama, langsung digelandang. Operasi yang dilakukan hingga pukul 03.00 berhasil menjaring sebanyak 15 pasangan mesum. Mereka dibawa ke Balai Kota untuk ditindak lebih lanjut.

"Dari 15 perempuan yang terjaring, tujuh di antaranya adalah PSK yang kerap terjaring razia. Walaupun mereka mendapat pembinaan tapi kembali lagi (bekerja sebagai PSK). Terlebih hukumannya tergolong ringan hanya tindak pidana ringan," jelas Andri, seraya menyebutkan, seorang waria juga sempat terjaring karena kedapatan tengah mabuk di tempat umum.

Share:

Akibat maniak warnet, tewas bro

Pria Tewas Usai Internetan Selama 19 Jam Nonstop
Senin, 2 Maret 2015 13:18

China Daily/Asia News Network
Pria Tewas Usai Internetan Selama 19 Jam Nonstop
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID- Seorang pria tewas di warnet di Songjiang, Shanghai, Cina, usai internetan selama 19 jam nonstop pada Jumat pagi .
Dikutip China Daily, Senin (2/3/2014), berdasarkan rekaman CCTV, pria itu mulai muntah darah pada 03:30 waktu setempat. Lalu, pukul 03:39, kondisinya semakin memburuk dan orang-orang berdiri memeriksanya.

Sepuluh menit kemudian, ia mengalami koma dan mereka langsung menghubungi polisi.
Kepolisian Songjiang dalam blog resminya menyatakan: " Seorang pria mulai meludah darah sambil internetan di warnet di kota Xiaokunshan, lalu jatuh koma. Dia meninggal di tempat.. . "
Seorang pakar medis mengatakan pria itu menderita Tuberkulosis (TBC) dan polisi telah mengesampingkan dugaan pembunuhan.(*)

Share:

Akibat pacaran, Perzinaan Bayi kandung Dibunuh

Yeyen dan Nureti Pacaran, Hamil lalu Anaknya Dibunuh
Selasa, 24 Juni 2014 09:57

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGERANG-Sepasang muda-mudi bernama Yeyen (22) dan Nureti (19) ditangkap Polsektro Cikupa. Keduanya kedapatan membawa mayat bayi yang dimasukkan ke dalam tas ransel saat sedang melintas di Pasar Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Belakangan diketahui bahwa bayi laki-laki malang yang baru saja dilahirkan itu tewas dibunuh ibunya sendiri, Nureti.

Nureti dan Yeyen sendiri ditangkap polisi pada Senin (23/6/2014) malam kemarin saat sedang berboncengan sepeda motor menuju arah Kabupaten Serang.

"Dugaan sementara akibat tidak kuat menanggung malu punya bayi di luar nikah. Status kedua tersangka bukan suami istri. Hanya berpacaran," ujar Kanit Reskrim Polrestro Cikupa, Inspektur Dua Soemiran, Selasa (24/6/2014) pagi.

Share:

Nah, ini dia akibat suka pacaran nak

Nasib Tragis Pelajar Dirudapaksa Ramai-ramai

Senin, 9 Februari 2015 08:20
Share Tweet Share

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MUARA BULIAN - Bunga (19) bukan nama sebenarnya siswi pelajar SMPN di Batanghari menjadi korban persekongkolan jahat sang kekasih. Bunga dirudapaksa sang kekasih dengan tujuh temannya di dua tempat terpisah.

Kisah yang tidak pernah ingin dialami setiap kaum wanita itu telah menimpa Bunga (19) siswa SMP di Batanghari. Bermula dari janjian untuk hanya sekedar bermain di simpang dua Desa Malapari, dirinya dipaksa dua kali melayani nafsu bejat rekan lelaki yang menjemputnya, dan tujuh temannya.

Kasubag Humas Polres Batanghari, H Syamsudin ketika dikonfirmasi mengakui jika kejadian tersebut bermula ketika Bunga di jemput oleh MI (18) dari rumahnya sore hari. Niat awalnya adalah untuk bermain-main di simpang dua malapari. Namun oleh MI, mereka justru menuju ke pondok jaga kandang ayam milik Fikri di Simpang Malapari.

"Korban ini kemudian dibawa ke pondok jaga kandang ayam milik Fikri. Ternyata di sana sudah menunggu rekan-rekan MI," ungkap Kanit Humas Polres Batanghari, Minggu (8/2).
Kejadian rudapaksa itu sendiri diperkirakan terjadi pukul 19.00. Di mana, para pelaku yang terdiri dari MI (18), CW (20), Ir (24), EP (18), Ik (18), AP (18), dan Pm (20). Serta seorang pelaku lain masih menjadi buronan saat berita ini ditulis.

Ternyata aksi bejat IM dan ketujuh rekannya tidak tuntas hanya di pondok itu saja. Mereka merudapaksa kembali Bunga di rumah Candra di RT 1 Desa Malapari pada pukul 22.00. Setelah itu, barulah Bunga di antar kembali ke rumahnya. Dan atas kejadian itu, keluarga melaporkannya kepada Polsek Muara Bulian. Dan segera dilakukan penangkapan terhadap ke tujuh pelaku dan satu masih dinyatakan buron. (*)

Share:

Ini akibat anak ingusan nonton porno

Meniru Adegan Film Porno di HP Temannya, Anak SD Praktik ke Temannya

Selasa, 3 Februari 2015

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Mengaku telah melihat film porno melalui handphone, BD (12) siswa Kelas 6 SD di Kabupaten Pringsewu berbuat menirukan adegan di film orang dewasa kepada rekan-rekan perempuanya. Ironisnya, perbuatan itu juga dilakukan kepada anak usia 1,5 tahun.

Akibatnya, para orang tua korban pun melapor ke Kepolisian Sektor Pringsewu. Kepala Polsek Pringsewu Kompol Suparman membenarkan soal adanya laporan tersebut. "Perkaranya akan kami limpahkan ke unit PPA Polres Tanggamus," kata Suparman, Selasa (3/2/2015).
BD yang ditemui di halaman rumahnya, Selasa pagi, mengakui telah melakukan perbuatannya. Ia mengaku melakukan perbuatan tersebut karena meniru film porno yang ia lihat di HP. "Melihat di handphone teman saya," katanya.

Share:

Arsip Situs

Online now

Show Post

Blog Archive