"Ungkapan pemikiran sederhana untuk pembenahan diri"

Jumat, 31 Maret 2017

Koplak, Overdosis Obat Kuat, Pria Ini Tewas Tapi Anunya Masih Tegang


ilustrasi
Dilaporkan dari okezone.com, Sebut saja namanya Samson. Usianya telah menginjak kepala tiga, sudah menikah dan dikaruniai anak-anak yang lucu. Akan tetapi, hasratnya untuk melakukan petualangan cinta belum padam.Suatu kali dia pergi ke bar menemui teman-temannya. Sambil minum-minum, dia mengaku sedang mendekati seorang perempuan selama tiga bulan terakhir dan mereka baru saja bercinta dengan hebat.

Usai menenggak dua botol minuman beralkohol, salah seorang temannya menyarankan dia untuk menguji keperkasaannya. Menurut si teman, dia harus mencoba obat kuat agar bisa membuat pacar barunya itu terkesan.“Hari itu dia tidak sedang mabuk berat. Dia sudah menikah dan punya tiga anak,” ujar seorang sumber yang menolak disebut namanya, seperti dikutip dari Daily Post, Rabu (4/1/2017).

Entah bagaimana kelanjutan kisah ini, yang pasti Samson telah mengikuti anjuran temannya. Diduga kuat dia mengajak selingkuhannya bertemu di sebuah hotel di negara bagian Delta, Nigeria. Singkat cerita, bukannya membuat sang pacar terkesan, pria itu kemudian ditemukan tewas di ranjang hotel di Ugboroke, wilayah Uvwie.Kisah kematiannya menjadi heboh ketika polisi menemukan mayat dalam kondisi telanjang dan alat vitalnya masih berdiri tegak. Hasil penyelidikan menunjukkan dia meninggal akibat overdosis obat kuat.

“Setelah berhubungan intim sekian lama, dia tidak bisa menyemprotkan spermanya. Jadi mungkin dia meninggal akibat ketegangan yang berlebihan itu. Dia mengalami overdosis dan itu pertama kalinya dia mengonsumsi obat kuat semacam itu,” terang sumber yang sama.Meskipun dikatakan memiliki keluarga, hingga saat ini belum ada seorang pun yang mengklaim jasad pria tersebut. Tubuh kaku Samson masih terbaring di kamar mayat di Rumah Sakit Warri Central, menunggu keluarganya datang untuk menguburkannya.
Share:

Ovedosis, Pria Ini Tewas Usai Selingkuh Janda Beranak 1


ilustrasi
Mungkin ini semacam azab bagi kaum pezina, sebagai pelajaran bagi yang lain, seperti diberitakan dari fajar online.com  DIW (44), pria asal Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, ditemukan tewas di rumah selingkuhannya inisial NDS (34), di Kelurahan Jekatan Raya, Kecamatan Rungan, Gunung Mas, Kalteng.Pria tersebut meregang nyawa usai “bercinta” dengan pasangan selingkuhannya. Diduga kuat, penyebab tewasnya akibat menenggak obat kuat melebihi dosis.Kejadian tersebut bermula saat DIW mendatangi rumah selinguhannya sekitar pukul 19.30 pada Sabtu (21/1/17).Malam itu, hanya dua orang yang berada di dalam rumah, yakni NDS dan anaknya berinisial ME (3).Tok! Tok! Tok! DIW mengetuk pintu dan langsung dibukakan. Si pria langsung masuk ke dalam rumah. Memang, antara korban dengan perempuan tersebut sudah lama menjalin hubungan terlarang. Sudah sekitar tiga tahun, tanpa sepengetahuan pasangannya masing-masing.

Lalu, terjadilan obrolan hangat antara keduanya hingga malam semakin larut. Dengan alasan sudah larut malam, sang pria pun mengatakan ingin menginap yang langsung diiyakan oleh sang wanita itu.
Saat DIW mengajak bercinta, NDS yang pernah menjanda dua kali itu pun sama sekali tak menolaknya dan langsung menyiapkan kasur dari kamar. "Korban sempat bilang ke pasangannya untuk meminum obat kuat yang membuatnya menggebu-gebu,” terang Kapolsek Rungan saat dikonfirmasi Kalteng Pos (Jawa Pos Group), Minggu (22/1) pagi.Selanjutnya, usai “begituan”, perempuan ini kemudian langsung masuk ke kamar untuk istirahat.Hanya beberapa saat, sekitar pukul 23.30 WIB, tiba-tiba terdengar dari luar, suara korban yang menjerit kesakitan.NDS pun langsung keluar dan melihat korban sudah kejang-kejang. Tidak lama, korban kemudian langsung meninggal dunia menjelang tengah malam.

Karena tidak berani melapor, NDS meminta sepupunya untuk melaporkannya ke polisi.Menindaklanjuti laporan, Kapolsek Rungan Ipda Marolop Purba menuju le lokasi kejadian, dan malam itu juga melakukan olah TKP dan membawa korban ke Puskesmas Tumbang Jutuh untuk dilakukan visum.“Dan sekitar Pukul 06.00 WIB, jasad korban dibawa keluarganya untuk dimakamkan di Desa Jangkit kampung kelahirannya,” ujar Kapolsek Rungan, Ipda Marolop Purba.Dikatakan Kapolsek, korban mengalami overdosis akibat menenggak obat kuat sebelum “bercinta” dengan selingkuhannya itu. Sejauh ini, belum ada pengaduan dari pihak terhadap kasus perselingkuhan itu.“Iya. Diduga korban overdosis obat kuat. Sejauh ini, belum ada laporan atau aduan terkait perselingkuhan itu,” kata Purba.Ditambahkannya, suami dari NDS sedang berada di tempat kerja di Kabupaten Kapuas. Suaminya baru pada Sabtu (20/1) pagi berangkat ke tempat kerja. Sedangkan istri korban berada di Kota Palangka Raya.”Untuk sementara perempuan selingkuhan korban tersebut kita amankan di Mapolsek Rungan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Saksi saksi sudah kami periksa,” ucapnya.
Share:

Selasa, 21 Februari 2017

Toko Batik Dilantai Tiga, di Malioboro Kebakaran

Seperti dilaporkan dari detik.com, Terjadi kebarakan toko di yogyakarta, Toko batik tersebut bereda di seberang jalan Gedung DPRD DIY tepatnya bersebelah dengan toko Apeco dan toko batik Citra.Kepulan asap warna kehitaman muncul dari lantai tiga. Sedikitnya ada 4 mobil Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) milik Pemkot Yogyakarta langsung melakukan pemadaman dengan menggunakan tangga dari luar toko.Saat dilakukan pemadaman, arus lalu-lintas menuju kawasan Malioboro ditutup sementara oleh kepolisian. Hingga kini belum diketahui sebab-musabab terjadinya kebakaran serta kerugian yang dialami pemilik toko tersebut.




Petugas PBK masih terus melakukan upaya pemadaman agar tidak merembet atau meluas.Toko batik Raditya di Jl Malioboro Yogyakarta terbakar, Selasa (21/2/2017). Toko batik dengan tinggi tiga lantai itu terbakar di lantai tiga.
Share:

Selasa, 07 Februari 2017

Sebut dayak kafir, Ust. Zulkarnain di Hadang

Sebagaimana diberitakan bogorOnline.com, Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain menuliskan kejadian penolakan oleh para pemuda Dayak Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, terhadapnya di akun Twitter, @UstadTengku. Dia ditolak saat akan turun dari pesawat di Bandar Udara Susilo Sintang.Kejadian ini sendiri sudah dibenarkan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto.

Dalam cuitannya, Zulkarnain mengatakan dirinya dalam kondisi sehat walafiat. Menurut versinya, sejumlah orang membawa mandau atau golok hingga ke pintu pesawat yang ditumpanginya.“Alhamdulillah Saya Sehat Wal ‘Afiat Tdk Kurang Apapun. Orang2 Bawa Mandau(Golok) ke Run Way Sampai Pintu Pesawat, BUKAN Tanggungjawab saya,” tulisnya, Kamis (12/1/2017).Salah satu masyarakat yang ikut dalam aksi penolakan dengan akun BorneoRainforest atau @borneo_w mengunggah sejumlah foto saat penolakan. Tampak puluhan Pemuda Dayak menghadang Zulkarnain yang akan turun dari pesawat.

Akun ini juga memberikan klarifikasi, bahwa penolakan mereka karena ucapan Zulkarnain yang menyebut bahwa orang Dayat adalah kafir. Ucapan tersebut menyinggung orang Dayak yang selama ini menurutnya bisa hidup berdampingan dengan umat Islam. Bahkan, banyak juga orang Dayak yang beragama Islam.
Berikut klarifikasi selengkapnya.

1. Penolakan yang dilakukan Pemuda Dayak Sintang dan Bala Adat Dayak karena statement oknum intoleran yang menyatakan orang Dayak kafir;

2. Statement Oknum tersebut telah menjadi viral dan telah sampai ke pelosok Borneo dan mengusik kedamaian yang telah ada;

3. Dayak tidak membenci MUI tetapi menolak oknum yang telah melukai perasaan orang Dayak dengan statementDayak kafir;

4. Padahal tanpa dia tahu bahwa Dayak juga banyak yang muslim;

5. Padahal mayoritas Dayak Kabupaten Sintang sudah hidup rukun berdampingan dengan sesama;

6. Dayak juga sangat toleran jika tidak pernah diusik. Buktinya Bupati Sintang orang Jawa bisa mendapat kepercayaan masyarakat Dayak untuk jadi bupati;

7. Dayak selalu menjunjung tinggi toleransi di tanah Borneo dengan semboyannya ‘adil ka’talino bacuhramin ka’saruga basengat ka’jubata;

8. Yang kita tolak adalah oknum yang intoleran dan ormas seperti FPI;

9. Kami masih ingat pesan leluhur kami. Jika harkat martabat kami diinjak cuma hanya ada satu kata “Lawan”;

10. Biarkan kami hidup damai bersama di tanah, hutan Borneo tanpa gangguan kaum intoleran yang tidak cocok di tanah Borneo;

11. Kami hanya ingin hidup berdampingan dan damai di NKRI yang berasaskan Pancasila yang Berbhineka Tunggal Ika dengan konstitusi UUD1945.
Share:

Info penipuan lowongan kerja

Hati hati dengan alamat kantor penyalur abal abal dibawah ini , itu fix cabang PT. Rangga Rengganis yang selalu mencari mangsa melalui lowongan kerja di group FB , Olx , Koran dan media lainnya
1. KLATEN : Jl. Klaten-solo km 5 no 12 (seberang STIKES Duta Gama Klaten)
2. WATES : Jl. Wates-Purworejo km 5 no 12 (300m utara lampu merah Toyan)
3. SLEMAN : Jl. Magelang KM 10 – Ruko Warna Warni no 12 (500m lapangan Denggung)
4. BANTUL : Jl. Brajan no 12 Wonokromo Bantul Yogyakarta (perempatan jejeran ke barat 100 m sebelum sate pak Pong)
Tolong dibantu share di group lain , semoga tidak bermunculan korban korban selanjutnya dari penyalur abal abal tersebut. Terima kasih
Share:

Kamis, 02 Februari 2017

Akibat Hujan Deras Jembatan Bantul Ambrol

Sebagaimana diberitakan dari harianjogja.com, akibat Hujan deras yang mengguyur wilayah Jogjakarta dan sekitarnya satu pekan terakhir berimbas pada infrastruktur. Di Kecamatan Pajangan Bantul akses jalan warga ambrol gara-gara tergerus aliran sungai yang deras.
Polsek Pajangan memasang garis polisi di jembatan Jalan Desa menuju Sendang Ngebel Pajangan yang ambrol. (Foto: Irwan Mangir)
Jembatan yang ambrol tepatnya di Jalan Desa menuju Sendang Ngebel, jaraknya sekitar 1 kilometer dari kelurahan setempat. Akibatnya, warga yang menggunakan roda empat harus berputar arah mencari jalur alternatif supaya dapat sampai tempat tujuannya. Sementara, untuk menghindari korban Polsek Pajangan memasang garis polisi.
“Diketahui ambrol baru Kamis pagi tadi,” kata Kepala Desa Sendangsari Irwan Mangir, Kamis (2/2).
Bupati Bantul Suharsono meninjau jembatan Jalan Desa menuju Sendang Ngebel Pajangan yang ambrol. (Foto: Irwan Mangir)
Mengetahui jembatan di wilayahnya ambrol, Irwan langsung berkomunikasi dengan Pemkab Bantul. Setelah mengetahui ada jembatan abrol, dengan sigap Bupati Bantul Suharsono didampingi Kepala BPBD Bantul Dwi Daryan danto pejabat lain langsung meninjau jembatan tersebut.
Suharsono berjanji akan segera memperbaiki jembatan supaya tidak mengganggu aktivitas warga.


“Harus segera diperbaiki supaya tidak mengganggu aktivitas warga,” kata Suharsono. (Radarjogja)
Share:

Rabu, 01 Februari 2017

Siswi SMA Kencing di Ember dapat hadiah 16,7 Miliar



Seorang siswi SMA di California, Amerika Serikat mendapat kompensasi sebesar USD 1,25 juta (setara Rp 16,7 miliar) usai dipaksa buang air kecil di ember karena tidak diizinkan ke toilet oleh gurunya saat jam pelajaran berlangsung.Siswi tersebut mengajukan tuntutan sebesar USD 25.000 (setara Rp 334,2 juta) ke pengadilan San Diego pada 2012 lalu. Kemudian, hakim memutuskan memberikan kompensasi lima kali lipat lebih banyak dari yang diminta.Dilansir dari laman France 24, Jumat (27/1), saat sidang, siswi yang tidak disebutkan namanya itu memberi kesaksian bahwa dirinya disuruh kencing di ember dan membuang air seninya ke wastafel oleh sang guru karena peraturan sekolah tidak memperbolehkan dia ke toilet.Akibat kejadian itu, dia harus menanggung malu karena mendapat ejekan dari teman-temannya lewat pesan singkat. Dia juga hampir melakukan upaya bunuh diri karena tak tahan dengan gosip yang merebak.

"Saya sudah 20 tahun menangani kasus pribadi dan baru kali ini mendapat kasus paling tidak biasa seperti ini. Perlakuan ini tidak pantas diberikan kepada siswi 14 tahun yang baru saja memulai SMA," kata kuasa hukumnya, Brian Watkins.Watkins menuturkan, kliennya yang saat ini sudah berusia 18 tahun itu masih menjalani terapi akibat trauma. Kendati demikian, Watkins mengaku kliennya puas dengan keputusan tersebut.Sementara itu, pejabat pendidikan distrik setempat mengungkapkan bahwa guru tersebut tidak berniat menyakiti sang siswi dan menganggap dia hanya menjalankan aturan. Kini guru tersebut sudah diberhentikan dari sekolahnya.(merdeka.com)
Share:

Arsip Situs

Online now

Show Post

Blog Archive