"Ungkapan pemikiran sederhana untuk pembenahan diri"

Minggu, 13 September 2015

Makalah Kenakalan Remaja

Oleh : Dian Retnosari
Di zaman sekarang ini, kemajuan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi)
sangat berkembang pesat dan merajalela di kalangan masyarakat terutama
pada kalangan remaja. IPTEK juga dapat memberikan dampak perkembangan
pola hidup masyarakat. Dampak kemajuan IPTEK tersebut ada yang
bersifat positif dan ada yang bersifat negatif. Di kalangan remaja,
menggunakan teknologi informasi seperti handphone, sangat membantu
mereka sebagai alat multifungsi. Selain itu, perkembangan pesat
beberapa teknologi informasi dan komunikasi seperti internet berhasil
mempengaruhi para remaja karena pada zaman sekarang internet tidak
hanya sekedar teknologi untuk berbagi data namun juga menawarkan
berbagai situs yang menyediakan berbagai hal yang dapat diakses dengan
sangat mudah.
Kemajuan IPTEK yang tidak diimbangi dengan sikap yang bijak dapat
menjadi penghancur bagi si pemakai IPTEK. Hal itulah yang dialami
Feriyanto, pelajar kelas 3 SMK swasta di Playen. Berawal dari nonton
film porno di handphone, membuat Feriyanto kehilangan akal sehatnya
dan kemudian melakukan perbuatan yang sungguh tidak terpuji yaitu
mencabuli 3 siswi yang masih di bawah umur. Akibat dari perbuatannya
itu, Feriyanto mendekam di tahanan Mapolsek Playen.
Melihat kenyataan diatas, dapat disimpulkan bahwa faktor penyebab
kenakalan remaja antara lain:
• Keluarga
Situasi keluarga yang tidak baik atau kurang harmonis, dapat
menimbulkan gangguan kepribadian pada anak. Si anak akan mencari
hiburan sendiri untuk membuatnya senang. Hiburan tersebut dapat
ditemukan dengan pergaulan bebas, penggunaanIPTEK yang tidak
terkontrol, dsb.
• Kondisi Masyarakat
Faktor kondisi lingkungan sosial yang tidak sehat atau rawan,
merupakan faktor yang kondusif bagi anak/remaja untuk berperilaku
menyimpang.
Peran orang tua sangat berpengaruh pada perkembangan remaja. Tidak
hanya orang tua, namun semua orang pun juga memegang peran penting
bagi perkembangan remaja. Memberi contoh dan teladan yang baik bagi
para remaja, dapat memberikan efek yang positif juga.
Share:

Sabtu, 05 September 2015

SYAIR (PUISI) ISLAM : PELAJARAN TERSIRAT DARI ALAM SEKITAR



Syair Islam


"SETETES HIKMAH DI ALAM SEKITAR"


Wahai kaum muslimin
Mari kita perhatikan
Sebuah pelajaran berharga dari Tuhan
Berupa untaian hikmah kehidupan
Sebagai pelajaran bagi kaum beriman
Untuk bekal perjalanan kehidupan

Pertama,
Dari air kita belajar ketenangan
Air beriak tanda tak dalam
Semakin dalam semakin tenang
sebuah perumpamaan
untuk orang berilmu dan orang bodoh
Banyak mulut memang simbol kebodohan
Banyak diam memang simbol kebijaksanaan

Kedua,
Dari Batu kita belajar ketegaran
Belajar sabar menghadapi cobaan
Seperti Batu karang
Yang takkan menyerah
Di timpa ombak yang berdeburan
Jangan seperti Sampah ditengah lautan
Yang terombang ambing tanpa tujuan
Seperti orang yang menuruti tren zaman
Mereka tak tahu kearah manakah mereka berjalan
Entah untuk gengsi kehidupan
Atau hanya untuk memenuhi nafsu liar
Ujung-ujungnya pasti menyengsarakan
Selalu tidak puas dengan keadaan
Selalu mengikuti  perubahan mode
Selalu berpenampilan serba  kebarat-baratan
Menyukai cara berpakaian tapi hakikatnya telanjang
Menyukai hidup cara binatang Jalang
Telanjang dikatakan lebih baik
Daripada berpenampilan sopan
Sebuah cara berpikir dan pola hidup serba edan !

Ketiga,
Dari lebah kita belajar memberi manfaat
Saling tolong menolong dalam kehidupan
Tidak memandang sebuah perbedaan
Karena bunga bukan bangsa lebah
Padahal lebah setia membantu penyerbukan
Begitu juga bunga memberi imbalan
Berupa madu kepada lebah
Keduanya saling membutuhkan
Sebuah gambaran keharmonisan kehidupan
Dapatkah manusia belajar demikian?
Ditengah maraknya globalisasi zaman
Seiring ditonjolkan individualisme
Dan Egoisme yang diperturutkan
Ideologi materialisme yang dipertuhankan

Bukankah manusia sering berkata
Kita adalah makhluk sosial
Yang tidak pernah bisa lepas
Dari sebuah patah kata
"kita saling membutuhkan"
Namun kenyataan kehidupan
Realitas perubahan zaman
Yang tidak terkontrol dengan benar
Sehingga manusia lupa dirinya sendiri
Lupa Tuhan, Lupa daratan, Lupa Ingatan
Lupa saudara, Lupa keluarga, Lupa Teman
Lupa budaya, Lupa agama, rusak moral
Manusia kemudian memilih menjual diri kepada setan
Daripada menjadi Abdi Tuhan
Memilih menjadi binatang jalang
Yang menuruti hawa nafsu liar
Senang sesaat, sengsara selamanya kemudian

Coba perhatikan
Bangsa lebah, tidak pernah berbuat demikian
Makanannya selalu halal dan menyehatkan
Tak kenal lelah tuk saling berbagi rezeki
Kepada sesama makhluk-Nya
Tanpa memandang perbedaan
Hanya memandang kemaslahatan
Demi keharmonisan kehidupan
Namun kenapa
Didalam dunia modern
Dunia lebah bukan lagi hikmah
Namun hanya teori bualan
Pelajaran disekolahan
Dikatakan lebah hanya binatang
Tak punya akal pikiran
Menuruti naluri dan metaformosa kehidupan
Namun apakah tak sadar
Manusia telah kehilangan Guru besar
Dengan anggapan dia lebih mulia dari bangsa binatang
Sehingga tak mau mengambil pelajaran
Dari bangsa lebah yang dianggap lebih rendah
Namun sekali lagi manusia tlah lupa diri
Padahal dari lebah dia mengambil madunya
Dari lebah mengambil banyak manfaatnya
Dari madu lebah dia menyembuhkan penyakitnya
Cara hidup mereka benar-benar mulia


Sadarkah kita Manusia
Yang menganggap diri paling besar
Paling merasa punya kepandaian
Paling punya akal pikiran
Makhluk paling berpendidikan
Gelar sarjana ia banggakan
Namun kenapa
Tak ia gunakan untuk memahami
Hakikat dunia binatang dan tumbuhan
Bahwa naluri lebah jauh lebih mulia
Daripada sistem hidup manusia
Yang mengikuti hawa nafsunya
Ideologi sesat yang diagungkan
Egoisme yang diperturutkan
Individualisme dan materialisme dipertuhankan
Yang berakibat rendahnya martabat
Dan merosotnya moral manusia

Sehingga mau tak mau
Manusia harus menjadi mahluk dungu
Tak bisa memandang sekitar
Hanya mampu memandang diri sendiri
Hanya mampu berguru pada naluri kebodohan
Memang Pantaslah
Dengan mudahnya setan menyesatkan
Makhluk yang membusungkan dada
Yang menjadikan sombong, ujub, riya'
Sebagai identitas kebanggaannya
Merasa bangga dengan kepintaran otak kecilnya
Merasa besar dengan kekayaan dan jabatannya
Padahal binatang sekecil lebah
Ternyata tak mampu manusia menandinginya


Berteriaklah
Aku beta, aku beta, aku beta
Bangga diri dan lupa diri
Puaskanlah naluri korupsi
Hura-hura dan bergembira sesuka  hati
Membuat banyak orang  tersakiti
Membuat Rakyat terzalimi
Menjadikan hukum bisa dijual beli
Tapi tunggulah pembalasan
dari Allah Tuhan yang Maha Menciptakan
Azab jahanam yang kekal menyengsarakan

Wahai monyet-monyet rakus
Yang Tak mau berbagi  kepada temannya
Suka mencuri dan menghianati
Yang penting perut kenyang
Yang penting beta senang
Jika suatu saat hari pembalasan datang
Janganlah salahkan siapapun
Kecuali salahkan dirimu sendiri
Yang  punya akal tapi tidak digunakan
Yang punya hati tapi tak mau berperasaan
Yang punya mata tapi tidak untuk melihat
Yang punya telinga tidak untuk mendengar
Segala peringatan Tuhan
Baik yang tersirat maupun yang tersurat
Yang memperingatkan dekatnya hari kiamat
Supaya manusia taat beribadat
Supaya  manusia berlomba menyebar maslahat
Janganlah menjadi ahli maksiat
Kemana-mana mengumbar syahwat
Jangan memilih kesenangan sesaat
Yang berdampak kekal sengsara di akhirat


Wahai kaum muda
Apakah sebenarnya yang patut dibanggakan ?
Dari kemajuan teknologi dan globalisasi zaman
Jika hanya membuat kalian Menjadi makhluk dungu hilang ingatan
Dari gila chatingan dan facebookan, Game online dan PS-an
Kemudian membuat lupa belajar, PR sekolah tidak dikerjakan
Malam-malam keluar nongkrong dijalanan
Udah kaya preman kemalaman
Sampai Mabuk-mabukan, pacaran dan tawuran
Kemudian berdampak Rusaknya masa depan kalian

Siapakah yang patut disalahkan?
Jangan menyalahkan kemajuan zaman
Teknologi hanya identitas peradaban
Namun jika ternyata membuat ilmu agama sudah diabaikan
Akan berakibat amat fatal
manusia semakin jauh dari Tuhannya
manusia semakin jauh dari fitrahnya
manusia semakin rusak moralnya
manusia menjadi egois dan bangga diri karenanya
Kemudian menjadi budak setan
Memuja harta benda dan jabatan berlebihan
Tidak peduli harta dari mana ia dapatkan
Entah halal atau haram
Menjadi Lupa diri lupa Tuhan
Menjadi makhluk dungu hilang ingatan
Berpikir dengan Ideologi serba salah
Bagaikan monyet rakus nan serakah
Bodoh, egois, dan tak mau mengalah

Wahai Remaja, Wahai Darah Muda
Jangan suka mengikuti tren zaman
Gaya hidup ala kebarat-baratan
Gaya hidup manusia lupa ingatan
Gaya hidup penyembah kebodohan
Yang membolak balikan kenyataan
Yang jelek dibenarkan
Yang benar disalahkan
Memuja harta benda dan kemegahan
Egois, serakah dan tak kenal perikemanusiaan
Sebuah hidup ala bintang jalang
Namun diagung-agungkan
Sebab manusia tlah kehilangan jati diri
Karena kesombongannya kepada Tuhan
Tak mau terikat syari'at dan peraturan
Memuja gaya hidup kebebasan
bebas tapi kebablasan
Indahnya sebentar namun membinasakan !

Keempat,
Dari kupu-kupu kita belajar perubahan
Ulat, kepompong kemudian menjadi kupu-kupu
Bukanlah sebuah perjuangan yang singkat
Perubahan besar perlu perjuangan dan kesabaran
Jangan lekas mengeluh
Jangan lekas putus asa
Untuk bisa mencapai cita-cita
Segalanya butuh pengorbanan
Ibarat bayi berjalan merangkak untuk bisa berjalan
Membutuhkan proses cukup panjang
Tidak kenal menyerah dan penderitaan
Terjatuh seribu kali bukanlah rintangan
Asalkan kita sampai puncak tujuan
Asalkan kita hidup bahagia kemudian

Apalagi kalian para pelajar
Tentunya perjuangan kalian lebih mudah daripada kupu-kupu
Karena kalian tidak memikirkan biaya sekolah dan uang saku
Karena semua biaya ditanggung orang tuamu
Hanya tinggal duduk, diam dan perhatikan pelajaran di sekolahan
Belajar sungguh-sungguh dan perhatikan guru menerangkan
Namun kenapa PR saja tidak dikerjakan
Belajar malas-malasan
Pulang sekolah kebut-kebutan
Ada yang nongkrong dijalanan
Bahkan mabuk miras sampai tawuran
Bahkan pacaran,
seks bebas kemudian hamil bayinya digugurkan
Kemudian dikeluarkan dari sekolahan
Tidak malukah kalian
Kepada Allah yang menciptakan kalian?
Tidak ada harganya kah
Nasehat guru dimata kalian?
Tidak kasiankah
Kepada orang tua yang mendidik dan mengasihi kalian?
Dan pontang panting cari rejeki demi kebahagiaanmu di masa depan
Masih sombongkah kalian
Air dan batu karang ternyata lebih sabar dan tenang
Ternyata cara hidup lebah dan kupu-kupu
jauh lebih baik daripada kalian?
Tidak sadarkah kalian
Bahwa masa depan kalian itu suram !
Sekelam awan hitam dimalam kelam
Maukah masa tua kalian jadi penangguran
Atau preman, jambret dan copet jalanan
Jalan hidup sengsara serba kesulitan
Sebagai akibat menyepelekan pendidikan
Sebagai akibat menyepelekan aturan Tuhan
Sebagai akibat kasih sayang orang tua
Dibalas kedurhakaan dan kemaksiatan !
Belum lagi azab akhirat yang kekal
Menunggu untuk membinasakan
Siksa pedih tak terbayangkan

Sebelum terlambat, Berhentilah berbuat demikian
Karena masa kalian adalah masa paling rawan
Segala godaan dan rayuan setan
Masa paling labil dan butuh perhatian
Masa paling terikat pertanggung jawaban
Masa paling menentukan jalan kehidupan
masa remaja memang surga dunia
Namun neraka diakhiratnya
Jika digunakan umurmu
Untuk hal sia-sia

Ingatlah, pahami dan pasang telinga
Masa muda bukan masa hura-hura
Tapi sebuah masa perjuangan berat
Yang tidak kuat menahan cobaan pasti sekarat
Seperti kepompong yang berjuang menjadi kupu-kupu
Tidak sedikit yang gagal melalui metaformosis kehidupan
Karena penyakit malas dan ketidaksabaran
Itulah untaian syair untuk kalian
Bagi siapa saja yang merasa berakal
Yang mau berguru kepada alam sekitar
Sebagai bekal perjalanan hidup yang panjang
Begitulah cara Allah Tuhan Maha Berilmu
Mengajari manusia Hikmah kehidupan
Dengan perantara kalam dan ciptaan-Nya
Supaya manusia Belajar Hikmah dari alam semesta
Agar tidak lupa diri lupa ingatan
Dan agar patuh kepada aturan Tuhan
Supaya bahagia di dunia
Dan damai sentosa di akhirat kemudian



Oleh : M. Ashabus Samaa'un
(seorang penyair dan anggota majelis dakwah ashabul muslimin)



ket : puisi ini kami posting ulang karena salah satu permintaan sahabat kami tercinta supaya menjadi nasehat bagi kita semua. karena seperti kita ketahui dalam syair ini sebenarnya tersimpan sejuta makna kehidupan jika kita mau merenungi dan mempelajari itu semua.
Share:

Jumat, 21 Agustus 2015

10 orang terkaya indonesia 2015

Menurut situs Forbes diketahui ada sederet nama dalam daftar orang terkaya di Indonesia.berikut nama-nama kolo kolo mlarat itu hehehe..

1. Budi dan Michael hartono

Peringkat pertama diduduki duet kakak adik Budi Hartono dan Michael Hartono.

Dua bersaudara tersebut dicatat memiliki harta sekitar USD 16,5 miliar atau setara dengan Rp 203 triliun dari pendapatannya memimpin Grup Djarum dan PT Bank Central Asia (BCA) yang merupakan bank swasta terbesar di Indonesia. Harta kekayaan keduanya itu meningkat lebih dari USD 1 miliar berkat naiknya harga saham BCA hingga 50 persen dalam beberapa tahun terakhir.

2. Susilo Wonowidjojo

Posisi kedua ditempati oleh Susilo Wonowidjojo yang merupakan rival dalam bisnis rokok Hartono bersaudata. Kekayaan Bos PT Gudang Garam (GGRM) ini mencapai USD 8 miliar atau setara dengan Rp 97 triliun. Meningkatnya harta kekayaan Susilo lantaran kenaikan harga saham GGRM yang mencapai 60 persen.

3. Anthoni Salim

Berikutnya diduduki oleh konglomerat Salim Group, Anthoni Salim, yang terkenal dengan perusahaan mie instannya, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Salim juga tercatat memiliki bisnis lain di industri telekomunikasi, ritel, properti dan perbankan. Atas bisnisya tersebut tercatatat, Salim memiliki kekayaan sebesar USD 5,9 miliar atau Rp 72,57 triliun.

4. Eka Tjipta Widjaja

Pada posisi keempat, bos Sinar Mas Group, Eka Tjipta Widjaja tercatat memiliki nilai kekayaan sebesar USD 5,8 miliar atau setara dengan Rp 72 triliun.

5. Sri Prakash Lohia

Selanjutnya, posisi lima diduduki oleh bos Indorama Group yakni Sri Prakash Lohia dengan total kekayaan USD 4,4 miliar atau setara pada angka Rp 55 triliun.

6. Chairul Tandjung

Urutan keenam diduduki oleh bos Trans Corp, Chairul Tandjung yang memiliki harta kekayaan sejumlah USD 4,3 miliar atau yang sama dengan Rp 53 triliun.

7. Bonjamin setiawan

sejumlah kekayaan sebesar USD 3,5 miliar atau Rp 43,17 triliun dimiliki oleh Bos perusahaan obat Kalbe Farma, Boenjamin Setiawan.

8. Mochtar Riady

Disusul oleh Mochtar Riady pada posisi kedelapan yang memiliki kekayaan senilai USD 2,7 miliar atau Rp 34 triliun. Bos Lippo tersebut memiliki bisnis di berbagai sektor, mulai dari perbankan, media, properti, hingga rumah sakit.

9. Peter Sondakh

Kemudian Peter Sondakh menempati urutan kesembilan dengan nilai kekayaan USD 2,3 miliar atau setara pada nilai Rp 29 triliun. Peter membangun investasi barunya, yakni Rajawali TV di samping menjalankan bisnis lainnya di sektor pertambangan, perkebunan, hotel, dan transportasi.

10. Sukanto tantono

Urutan terakhir pada sepuluh besar diduduki oleh bos Asian Agri, Sukanto Tantono dengan kekayaan senilai USD 2,11 miliar yang setara dengan Rp 26 triliun.

Demikian 10 peringkat manusia terkaya dari segi harta benda di indonesia

Refrensi : merdeka.com

Share:

Jumat, 07 Agustus 2015

Ini dia gaji dirut pertamina vs dirut petral (singapura)

  Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi, Faisal Basri bersama Menteri (ESDM) Sudirman Said, dan Direktur SDM dan Umum Dwi Wahyu Daryanto mengunjungi kantor PT Pertamina Energy Trading (Petral) di Singapura. Mereka menemukan banyak hal yang membuatnya geleng-geleng kepala.

"Kita dapat data, uang kompensasi yang didapat Dirut Petral sebelum diganti kemarin, mencapai US$ 1 juta lebih (rp. 13 miliar lebih), jumlahnya itu US$ 1,215 juta, panjang angka di belakang koma, kaget kita," ujar Faisal Basri kepada detikFinance, ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (20/3/2015).

Seperti diketahui, Direksi Pertamina pada Januari 2015 lalu memutuskan untuk mengganti Dirut Pertal Bambang Irianto ke Toto Nugroho. Pergantian ini sebagai wujud perombakan dan perubahan fungsi Petral menjadi perusahaan trading murni, sesuai rekomendasi Tim Reformasi Tata Kelola Migas.

Bahkan kata Faisal, dalam kunjungan ke Petral tersebut, Direktur SDM dan Umum Pertamina Dwi Wahyu sampai dibuat kaget ketika tahu gaji yang harus dibayarkan kepada Direktur Utama Petral. Angkanya jauh lebih tinggi dibandingkan gaji Direktur Utama Pertamina, padahal Petral hanya anak perusahaan Pertamina.

"Pak Dwi itu kan petinggi SDM di Pertamina, sebelum ke Petral dia nggak tahu berapa gaji Dirut Petral. Pas tahu kaget dia, US$ 44.000/bulan take home pay, kalau pokoknya US$ 41.000/bulan. Itu dua kalinya gaji Dirut Pertamina. Saya tanya ke Pak Dwi, berapa gaji Dirut Pertamina? Dia bilang sekitar Rp 200 juta/bulan. Geleng-geleng kita," tutup Faisal.

Sumber : koran tribunjabar

Share:

Jadi publisher adsense? Prospek kah untuk hari ini?

Memang kita hanya bisa ngiler ketika publisher gogle adsense sampe miliaran perbulan bahkan ada yang 6 miliar perbulan , woooww .. gaji presiden aja kalah tuh. Kan cuma 150 jt perbulan. Ada juga blogger indonesia yg katanya sampe 120 jt perbulan. Tp saya curiga dia bo ong karena gak ada bukti bukti screenshotnya.

Apakah anda berjuang mati-matian untuk jadi publiser adsense?
Tapi ditolak?

saya juga sering ditolak adsense.. sekarang saya fokus ngeblog untuk bagi ilmu aja. jadi gak usah dipikirkan, mungkin belum jalan rejeki kita.. daftar aja adfocus atau adf ly mungkin masih mendingan daripada ga dpt earn sm sekali.. tp penghasilan newbie rata2 5 dolar per 3 bulan di adf ly.. niatkan aja buat artiel untuk beramal, mungkin allah swt memberikan jalan rejeki yg lebih baik dari adsense, lagipula adsense sekarang tak semahal dulu bayarannya karena terlalu bnyk publisher, salam blogger.

Share:

Inilah perbandingan keadaan penduduk indonesia tahun 1990 dengan 2015

Oleh : Muh. Alie marzen
(Editor www.ashabul-muslimin.tk)

Siapapun anda masih bocah atau dewasa saya ajak anda berfikir tentang perubahan peradaban bangsa indonesia dari zaman ke zaman yang semakin menghawatirkan. Jika menghitung dari jaman majapahit hingga tahun 1990 penduduk indonesia mencapai 179.378.946 jiwa,sedangkan tahun ini mencapai252.370.792 jiwa bertambah 33 juta penduduk selama 25 tahun, jadi pertahun ada 1,32 jutaan manusia baru lahir kebumi indonesia. tp mungkin hanya 100 orang bayi dari sejuta 300 ribu bayi yang akan memimpin perubahan dan kemajuan bangsa dimasa depan.

Kita melihat carut-marutnya kondisi negri ini dari persoalan krisis moral, krisis agama, krisis ekonomi, krisis pendidikan, meningkatnya kemiskinan, meroketnya harga pangan, sulitnya mendapat lapangan pekerjaan yg tidak seimbang dengan peledakan penduduk yang begitu pesat, kesenjangan sosial dsb yang semakin menambah derita bangsa yang mayoritas muslim ini. Hal itu karena sudah lemahnya keimanan umat islam indonesia  yang 80% mendominasi indonesia dan kerusakan moral generasi muda yang makin sulit dibendung, padahal kalau generasi ini rusak apakah anak cucu mereka tidak lebih rusak? Bukankah bibit jelek menghasilkan buah yang jelek pula.? Bayangkan 10 tahun setelah anda membaca tulisan ini apa yang terjadi.?

Krisis ahlaq dan krisis ekonomi merupakan kelanjutan dari krisis agama. Kita tengok tahun 90 an meski jaman belum secanggih sekarang, manusia belum terlalu mengenyam bangku sekolah, tetapi soal pangan murah, masih banyak lowongan pekerjaan, sawah ladang masih luas, belum banyak pemukiman, udara masih segar belum banyak kendaraan bermotor dan macet seperti sekarang karena setiap tahun 10 juta kendaraan diproduksi, dan kehidupan interaksi sosial masih serasa harmonis, karena dulu belum ada listrik, apalagi  hp android, laptop, jejaring sosial facebook, bbm mesenger, whatsapp, line, twitter instagram dsb. Semua itu belum ada. Memang semua itu ada sangat membantu komunikasi karena kecepatan pesan sms atau pesan chating yang dikirim menyamai kecepatan cahaya, karena pesan sms dan internet menggunakan pita/gelombang radio / elektro magnetik sebagai media transmisinya. Bayangkan kecepatan cahaya itu sama dengan 300000 km per detik. Bukan per jam loh.  Makanya satu detik pesan dikirim dia mengelilingi bumi 7 kali dalam sedetik, karena begitu cepat luar biasa makanya dunia ini juga cepat berubah. Berbeda dengan dulu kirim pesan surat pakai kantor pos yang mengirim manusia (dulu kita mengenal Pak POS bukan?) pake kendaraan bermotor yang mungkin kecepatan rata2 60 km/jam sehingga sekarang dikirim seminggu kemudian baru sampai atau sebulan kemudian jika kita mengirim surat keluar negri.  Kalau sekarang kita mengirim email (surat elektronik) sekarang dikirim, 1/8 detik udah sampe ujung dunia. Apakah anda bisa membayangkan cepatnya pesan bbm atau sms anda yang dikirim kepada teman atau saudara anda?

Yah ternyata cepatnya komunikasi dan teknologi yang ternyata semua itu hanyalah menambah rusaknya kondisi sosial negri ini, dan melenyapkan 'surga anak2' yaitu menghilangnya permainan tradisional yang justru melatih mental yang baik untuk masa depan. Kemudian hadirnya zaman gadget ini merubah fisik anak2 menjadi puber lebih awal, kasian mereka yang baru berumur belasan harus mengalami galau akibat mabuk asmara, yang mereka sendiri tak tahu maknanya.

Ayah saya memang seorang yang tak tahu baca tulis dan teknologi tapi nasehat beliau lebih aku ingat daripada pemikir sarjana yang tak tahu adab dan beragama yang semakin banyak orang begituan dijaman ini. Nasehat beliau adalah meski zaman berubah tapi kita harus menjaga martabat kita bangsa indonesia yang berciri khas sopan santun dan unggah-ungguh tetap dijaga. Apalagi kami keturunan suku jawa. Tentu dari dulu sudah terkenal budaya moralnya tapi mulai luntur dan hilang bersama lahirnya generasi baru yang makin kebarat-baratan.

Inilah kenyataan bangsa kita dewasa ini, saya (penulis) seakan seorang penjelajah waktu yang hanya bisa sedikit menjabarkan perubahan peradaban dinegri ini. Semoga jadi pelajaran moral bagi kita semua. Mungkin sekarang ini hanya saya atau mungkin hanya sebagian orang juga merasakan perubahan dunia yang begitu buruk, saya merasa sedikit sekali menjumpai dan sangat sulit menemukan manusia yang sopan beradab dan berakhlaq jujur. Karena sifat bangsa ini makin meniru bangsa barat, padahal sifat mereka itu berkiblat pada fir'aun dan kaum ad atau tsamud yang dihancurkan karena kesombongan dan kerusakan moral mereka.

Nasehat opini saya:
jadilah manusia yang pantang menyerah dalam bersaing,  kalah menang, berhasil gagal bkn urusan. Adab dan akhlaq nomor satu dibanding keilmuan dan pendidikan. Karena manusia yang berilmu tak tahu akhlaq dia akan jadi penipu ulung masyarakat, sedangkan orang alim ahli agama sedang dia tidak berakhlaq maka dia hanya jadi orang munafiq pemecah persatuan bangsa.

Mari kita berdoa semoga umat islam makin maju dalam berfikir dan maju dalam membangun peradaban yang damai dan berahlaq luhur. Amin

Wallahualam

Share:

Inilah perbandingan keadaan penduduk indonesia tahun 1990 dengan 2015

Oleh : Muh. Alie marzen
(Editor www.ashabul-muslimin.tk)

Siapapun anda masih bocah atau dewasa saya ajak anda berfikir tentang perubahan peradaban bangsa indonesia dari zaman ke zaman yang semakin menghawatirkan. Jika menghitung dari jaman majapahit hingga tahun 1990 penduduk indonesia mencapai 179.378.946 jiwa,sedangkan tahun ini mencapai252.370.792 jiwa bertambah 33 juta penduduk selama 25 tahun, jadi pertahun ada 1,32 jutaan manusia baru lahir kebumi indonesia. tp mungkin hanya 100 orang bayi dari sejuta 300 ribu bayi yang akan memimpin perubahan dan kemajuan bangsa dimasa depan.

Kita melihat carut-marutnya kondisi negri ini dari persoalan krisis moral, krisis agama, krisis ekonomi, krisis pendidikan, meningkatnya kemiskinan, meroketnya harga pangan, sulitnya mendapat lapangan pekerjaan yg tidak seimbang dengan peledakan penduduk yang begitu pesat, kesenjangan sosial dsb yang semakin menambah derita bangsa yang mayoritas muslim ini. Hal itu karena sudah lemahnya keimanan umat islam indonesia  yang 80% mendominasi indonesia dan kerusakan moral generasi muda yang makin sulit dibendung, padahal kalau generasi ini rusak apakah anak cucu mereka tidak lebih rusak? Bukankah bibit jelek menghasilkan buah yang jelek pula.? Bayangkan 10 tahun setelah anda membaca tulisan ini apa yang terjadi.?

Krisis ahlaq dan krisis ekonomi merupakan kelanjutan dari krisis agama. Kita tengok tahun 90 an meski jaman belum secanggih sekarang, manusia belum terlalu mengenyam bangku sekolah, tetapi soal pangan murah, masih banyak lowongan pekerjaan, sawah ladang masih luas, belum banyak pemukiman, udara masih segar belum banyak kendaraan bermotor dan macet seperti sekarang karena setiap tahun 10 juta kendaraan diproduksi, dan kehidupan interaksi sosial masih serasa harmonis, karena dulu belum ada listrik, apalagi  hp android, laptop, jejaring sosial facebook, bbm mesenger, whatsapp, line, twitter instagram dsb. Semua itu belum ada. Memang semua itu ada sangat membantu komunikasi karena kecepatan pesan sms atau pesan chating yang dikirim menyamai kecepatan cahaya, karena pesan sms dan internet menggunakan pita/gelombang radio / elektro magnetik sebagai media transmisinya. Bayangkan kecepatan cahaya itu sama dengan 300000 km per detik. Bukan per jam loh.  Makanya satu detik pesan dikirim dia mengelilingi bumi 7 kali dalam sedetik, karena begitu cepat luar biasa makanya dunia ini juga cepat berubah. Berbeda dengan dulu kirim pesan surat pakai kantor pos yang mengirim manusia (dulu kita mengenal Pak POS bukan?) pake kendaraan bermotor yang mungkin kecepatan rata2 60 km/jam sehingga sekarang dikirim seminggu kemudian baru sampai atau sebulan kemudian jika kita mengirim surat keluar negri.  Kalau sekarang kita mengirim email (surat elektronik) sekarang dikirim, 1/8 detik udah sampe ujung dunia. Apakah anda bisa membayangkan cepatnya pesan bbm atau sms anda yang dikirim kepada teman atau saudara anda?

Yah ternyata cepatnya komunikasi dan teknologi yang ternyata semua itu hanyalah menambah rusaknya kondisi sosial negri ini, dan melenyapkan 'surga anak2' yaitu menghilangnya permainan tradisional yang justru melatih mental yang baik untuk masa depan. Kemudian hadirnya zaman gadget ini merubah fisik anak2 menjadi puber lebih awal, kasian mereka yang baru berumur belasan harus mengalami galau akibat mabuk asmara, yang mereka sendiri tak tahu maknanya.

Ayah saya memang seorang yang tak tahu baca tulis dan teknologi tapi nasehat beliau lebih aku ingat daripada pemikir sarjana yang tak tahu adab dan beragama yang semakin banyak orang begituan dijaman ini. Nasehat beliau adalah meski zaman berubah tapi kita harus menjaga martabat kita bangsa indonesia yang berciri khas sopan santun dan unggah-ungguh tetap dijaga. Apalagi kami keturunan suku jawa. Tentu dari dulu sudah terkenal budaya moralnya tapi mulai luntur dan hilang bersama lahirnya generasi baru yang makin kebarat-baratan.

Inilah kenyataan bangsa kita dewasa ini, saya (penulis) seakan seorang penjelajah waktu yang hanya bisa sedikit menjabarkan perubahan peradaban dinegri ini. Semoga jadi pelajaran moral bagi kita semua. Mungkin sekarang ini hanya saya atau mungkin hanya sebagian orang juga merasakan perubahan dunia yang begitu buruk, saya merasa sedikit sekali menjumpai dan sangat sulit menemukan manusia yang sopan beradab dan berakhlaq jujur. Karena sifat bangsa ini makin meniru bangsa barat, padahal sifat mereka itu berkiblat pada fir'aun dan kaum ad atau tsamud yang dihancurkan karena kesombongan dan kerusakan moral mereka.

Nasehat opini saya:
jadilah manusia yang pantang menyerah dalam bersaing,  kalah menang, berhasil gagal bkn urusan. Adab dan akhlaq nomor satu dibanding keilmuan dan pendidikan. Karena manusia yang berilmu tak tahu akhlaq dia akan jadi penipu ulung masyarakat, sedangkan orang alim ahli agama sedang dia tidak berakhlaq maka dia hanya jadi orang munafiq pemecah persatuan bangsa.

Mari kita berdoa semoga umat islam makin maju dalam berfikir dan maju dalam membangun peradaban yang damai dan berahlaq luhur. Amin

Wallahualam

Share:

Arsip Situs

Online now

Show Post

Blog Archive