"Ungkapan pemikiran sederhana untuk pembenahan diri"

Senin, 23 April 2012

Fenomena penghamburan harta oleh remaja sekarang

Inilah fenomena jaman sekarang, manusia sudah tidak lagi mengenal amal dan apalagi nilai mata uang yang begitu besar bukannya untuk manfaat tapi malah hanya untuk sia-sia nonton konser tiket konser idola mereka (baca berhala). 

uang jutaan rupiah mereka habiskan hanya untuk barang tidak berguna. mereka sudah buta mata buta hati karena cintanya kepada idolanya. mereka tak mau tahu rasanya capek orang tuanya mencari uang pulang pagi berangkat malam, pulang malam berangkat pagi hanya untuk kebahagiaan anaknya. tapi inilah balasannya? uang pemberian orang tua mereka dibelanjakan dibuang-buang untuk hal yang sangat sia-sia.

 kalau sudah begitu apa to yang dibanggakan. kalau tiket seharga segitu banyaknya / berjuta-juta lalu manfaat dibalik itu apa to. bukankah artinya itu sama saja dengan membuang duit ketempat sampah? aliasnya banyak remaja sekarang lupa diri . lupa hidup lupa mati. inilah sebabnya karena kurangnya pendidikan akhlaq dan moral remaja jaman sekarang. Padahal orang beriman pasti tahu segala perbuatan pasti ada tanggung jawab. belum didunia dan sudah pasti diakhirat.


Simak berita berikut :



Tiket Kelas Junior Sky SS4 Ludes Terjual


Mahar Prawira Bhisma - detikhot
Sabtu, 21/04/2012 10:19 WIB
Jakarta - Penukaran nomer antrean tiket konser Super Junior yang dilakukan hari ini sudah mulai berlangsung. Menurut pantauan detikHOT, tiket kelas Junior Sky sudah habis terjual.
Hal itu dituturkan oleh Sherwin Djajadi selaku CEO Showmaxx Entertainment. "Iya benar sudah sold out untuk tanggal 27 nanti," ujarnya saat ditemui di JIExpo, PRJ Kemayoran, Jakarta Utara, Sabtu (21/4/2012).
Beruntung bagi Marsya dan Vivi yang sudah berhasil mendapatkan tiket untuk menyaksikan idolanya itu. Keduanya tak bisa menyembunyikan rasa bahagia lantaran perjuangannya tidak sia-sia.

"Senang banget meskipun dapat yang Junior Sky," ujar Vivi seraya tersenyum bahagia.
(BUANG DUIT KOK SENANG  :() )
Pengakuan tersebut langsung ditimpali Marsya yang juga sudah menabung lama untuk bisa mendapatkan tiket Super Junior.
"Nggak masalah dapat yang Junior Sky yang penting bisa nonton nanti. Kita juga sudah datang dari pagi dan menabung untuk ini," timpal Masrya seraya menunjukkan tiketnya.
Sedangkan untuk kelas di atas Junior Sky, hingga kini masih dilaksanakan penukaran nomer antrean. Super Show 4 Super Junior akan digelar di MEIS Ancol pada 28 dan 29 April mendatang.
(wes/wes)




35.000 Tiket Konser Lady Gaga Ludes
Sunday, 11 March 2012
Ratusan warga rela mengantre untuk mendapatkan tiket konser Lady Gaga di Mall FX Lifestyle, Senayan, Jakarta kemarin. Penyelenggara menyediakan 40.000 lembar tiket dengan harga Rp 465.000 hingga Rp 2.250.000. Konser Lady Gaga yang bertajuk The Born This Way Ball Tour Concerts ini akan dilakukan di Stadion Gelora Bung Karno pada 3 Juni 2012 mendatang.

JAKARTA– Lady Gaga berhasil menyihir masyarakat Indonesia. Tiga bulan jelang konsernya di Jakarta, 35.000 tiket dari 40.000 tiket yang disediakan penyelenggara sudah terjual. Wajar jika konser penyanyi yang mempunyai julukan Poker Face ini dikatakan fenomenal. Alasannya, pertama, konser baru digelar pada 3 Juni 2012 nanti atau tiga bulan lagi.

Ini artinya para Little Monster (julukan fans Lady Gaga) di Tanah Air tidak mau ketinggalan menyaksikan konser yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta ini.Kedua, harga tiket yang cukup mahal untuk kelas masyarakat Indonesia. Promotor Big Daddy selaku penyelenggara mematok harga mulai dari Rp465.000 untuk tribune II serta masingmasing festival dan tribune I Rp750.000,tribune III (khusus wanita) Rp1,25 juta, reserved tribune Rp1,25 juta, serta gold circle Rp2,25 juta.

Fenomena ludesnya tiket konser dengan harga tinggi beberapa bulan sebelum hari H memang bukan kali ini saja. Pada 2011,konser Justin Bieber juga setali tiga uang.Sebanyak 10.000 lembar tiket dengan harga antara Rp500.000 hingga Rp1 juta juga habis beberapa bulan sebelum konser. Beberapa konser lain juga sama. Kemarin penjualan pre-sale tiket konser Lady Gaga bertajuk The Born ThisWay Ballini dibuka di FX Plaza Jakarta.

Antusiasme yang tinggi untuk menyaksikan langsung penampilan penyanyi bernama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta ini menyebabkan tiket terjual dalam waktu singkat. Gerbang tiket dibuka sekitar pukul 09.00 WIB, dari rencana awalnya yang dibuka pada pukul 10.00 WIB.Cara ini ditempuh pihak promotor karena melihat antrean yang sudah mengular sejak dini hari kemarin, bahkan sejak Jumat (9/3) malam.

Beberapa penggemar memang rela menginap di FX Plaza demi mendapatkan antrean terdepan. Pada Jumat (9/3) malam deretan antrean semakin panjang ketika masuk dini hari kemarin. Berdasarkan pantauan harian Seputar Indonesia (SINDO) sekitar pukul 11.00 WIB, para penggemar masih terlihat tertib membentuk antrean panjang yang mengular dan dibatasi pagar besi.

Wajah-wajah lelah terlihat dari raut muka mereka.Beberapa di antaranya bahkan tak mampu menahan rasa kantuk dan tertidur sambil mengantre hingga ke Jalan Jenderal Sudirman. Bahkan guyuran hujan di pagi hari hingga siang tak menyurutkan niat para Little Monster untuk bertahan di barisan antrean. Nia, salah satu penonton dari Bandung, mengaku mengantre sejak pukul 02.30 WIB kemarin.

“Kita ngantre dari jam segitu karena takut kehabisan tiketnya. Belum tenang kalau nggak megang tiketnya,” ujar Nia, 19, yang datang bersama tiga temannya dari Bandung. Adapun Lia, penggemar dari Bekasi, mengaku mengantre sejak pukul 01.00 WIB.Rasa kantuk dan lelah karena mengantre sejak dini hari berbuah manis dengan mengantongi empat lembar tiket.“Saya beli tiket yang festival empat tiket.

Senang banget akhirnya dapat,” ungkapnya. Promotor membuka 10 gerai untuk menjual sekitar 40.000 tiket. Setiap pembeli hanya boleh membeli maksimal empat tiket dan disertai kartu tanda pengenal. Cara ini ditempuh untuk menghindari calo. Pihak promotor juga menawarkan program khusus untuk para pelajar dengan cicilan sebanyak dua kali.Pembayaran pertama sebesar 50% dan sisanya sebulan kemudian.

Untuk menjaga keamanan penjualan tiket ini, pihak promotor menyiagakan ambulans untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan. Selain ambulans, 30 personel dari Polsek Tanah Abang dan Polda Metro Jaya juga diturunkan. Pengamanan antrean ribuan manusia terlihat tertib. Sejumlah kafe dari dalam gedung juga menggunakan kesempatan ini untuk menjual makanan dan minuman siap saji kepada para pengantre.

Pihak keamanan dan satpam gedung juga menempatkan sejumlah kursi pada satu sudutantreanagarmerekayang telah mencapai posisi tersebut dapat melepas lelah terlebih dahulu. Namun, tidak banyak yang mau duduk dan tetap berdiri karena tampaknya enggan diserobot. Michael Rusli, President Director Big Daddy, mengakui tingginya antusiasme penonton LadyGagadi TanahAir.

Baru dua jam loket tiket dibuka, 26.000 lembar sudah terjual. Michael menambahkan,dari pantauannya hingga pukul 15.30 WIB sebanyak 35.000 lembar tiket sudah terjual.Tiket juga dijual melalui www.myticket.co.id. Michael menambahkan,pada konser nanti, penyanyi kelahiran New York 28 Maret 1986 ini akan membawa 39 kontainerberisi peralatan pendukung konser langsung dari negara asalnya dengan menggunakan tiga pesawat Boeing 747.

Tak hanya itu, peraih 5 Grammy Awards ini akan menggunakan sembilan pesawat jet pribadi. “Sebanyak 39–42 kontainer masih estimasi. Dalamnya apa saja, saya belum tahu. Yang pasti mereka bakal bawa sound, semuanya deh.Total artis dan kru semuanya berjumlah 140 orang,” ujarnya di Senayan City,Jakarta,Kamis (8/3).

Michael menuturkan, untuk mendapatkan izin menggelar konser di SUGBK tidaklah mudah karena ada larangan menginjak rumput stadion. Oleh karena itu,pihaknya akan menggunakan grass covering guna menghindari kerusakan rumput. “Grass covering ini barangnya tidak ada di Indonesia, langsung didatangkan dari Jerman. Butuh waktu 4 jam untuk menutup satu lapangan bola,”kata Michael.

Michael juga mengatakan, konser Lady Gaga di Tanah Air adalah yang termegah di Asia. Konser yang akan berlangsung selama dua jam dengan 26 lagu ini akan berkonsep teatrikal mengisahkan perjalanan hidup Lady Gaga.Di Singapura konser akan digelar pada 28 Mei,tetapi dalam bentuk tak sebesar di Tanah Air.Harga tiket konser di Singapura pun lebih mahal, yaitu antara Rp4,5 juta hingga Rp9,5 juta. (http://www.seputar-indonesia.com/)
 





Sabtu, 21/04/2012 15:45 WIB
Jakarta - Super Junior menggelar konser tambahan di hari pertama 27 April mendatang. Meski tiket untuk 2 hari berikutnya sudah habis terjual, tiket untuk konser tambahan itu dikabarkan masih tersedia.

Tentu tak semua kelas tiketnya yang masih tersedia. Untuk Super VIP, Super Sky, dan Junior Sky dinyatakan resmi habis terjual.

Menurut pantauan detikHOT, sampai saat ini tiket yang tersedia hanya untuk kelas Super Box yang tersisa sekitar 900 tiket. Super Fest tersisa sekitar 1.700 tiket, dan Junior VIP section L tersisa sekitar 1.800 tiket.

Direktur Showmaxx Entertainment Sherwin Djajadi menyatakan pihaknya tentu menargetkan tiket untuk konser tambahan tersebut juga bisa terjual habis. Sampai saat ini, bagi calon pembeli masih bisa datang ke PRJ Pintu H.

"Hari ini kita targetkan juga sold out, tapi ya kita serahkan kepada penonton apakah ini mau dibuat sold out lagi. Yang pasti untuk hari ini dijual untuk wilayah jabodetabek. Kita masih simpan untuk yang luar kota yang akan disalurkan lewat fanbase," ujar Sherwin saat ditemui di lokasi penukaran nomor antrean JIExpo, PRJ Kemayoran, Jakarta Sabtu (21/4/2012).

Berikut harga tiket untuk konser tersebut:

Super Box dan Super Fest (festival): Rp 1,7 juta (USD 180)
Junior VIP Seat (numbered seating): Rp 1,4 juta (USD 150)
Super VIP Seat (numbered seating): Rp 2 juta (USD 212) sold out
Super Sky Seat (numbered seating): Rp 1 juta (USD 106) sold out
Junior Sky Seat (free seating): Rp 500 ribu (USD 53) sold out


(ast/wes)


DAN MENGAPA MEREKA TIDAK MELIHAT BANYAK ORANG LEBIH MEMBUTUHKAN BANTUAN..!!  BANYAK ORANG YANG HAMPIR MATI KELAPARAN.!!!  AKANKAH INI BERARTI KALAU NURANI BANGSA INI MATI!!!
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUIGrOuRaclxjZEohgc2M1xkXw30ALgQEds2jJfA80xY0nrukdzz9HLfaWae9bD9Y9VlKXfZtuku-KEEl3Jjty-yLAtNu6ubBf7fph8hhErMT4MKEaiXM2zRlsSH4dui1jC027HSzNEN0/s1600/anak+sd+mengejek+pengemis.jpg



http://nbasis.files.wordpress.com/2011/05/kemiskinan.jpg
Share:

Sabtu, 24 Maret 2012

WASPADAI MAKAR KAFIRIN.!

Oleh : ust. Abu bakar Ba'asyir

dan sedikit tambahan oleh admin



Allah SWT berfirman :


إِنَّهُمْ يَكِيدُونَ كَيْدًا وَأَكِيدُ كَيْدًا فَمَهِّلِ الْكَافِرِينَ أَمْهِلْهُمْ رُوَيْدًا


”Sesungguhnya, mereka (orang kafir) merencanakan tipu daya yang jahat, dan Aku pun membuat rencana (tipu daya) yang jitu. Karena itu berilah penangguhan kepada orang-orang kafir. Berilah mereka kesempatan untuk sementara waktu” (Ath Thoriq : 15-16-17).


Dalam ayat-ayat ini Allah SWT menegaskan bahwa orang-orang kafir selalu membuat makar (tipu daya) untuk menyesatkan dan memurtadkan ummat Islam, tetapi Allah akhirnya mengagalkan makar mereka. Di antara makar mereka yang dahsyat terutama di akhir zaman ini adalah menggerakkan thaghut-thaghut (baca : musuh-musuh islam) agar menguasai negara-negara ummat Islam, bahkan negara ummat Islam Indonesia.


Sejak merdeka terkena makarnya orang-orang kafir sehingga dikuasai kaum Nasionalis, Sosialis, Demokrat, sekuler. Mereka mengatur Indonesia dengan hukum jahiliyah (kebodohan) dan membuang hukum Allah (syariat islam), maka mereka adalah Thaghut kafir yang menjerumuskan ummat Islam kepada kegelapan hidup (syirik, munkar, kekafiran) seperti diterangkan oleh Allah dalam firman-Nya:


وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ


“Dan orang-orang kafir, para pemimpin mereka adalah thaghut....” (Q.S Al-Baqarah : 257).


Thaghut-thaghut penguasa N.K.R.I menampakan diri sebagai muslim dengan mengamalkan sholat, shiyam, zakat, haji dan lain-lain agar ummat Islam bersedia menerimanya sebagai Ulil Amri (pemimpin) yang ditaati, bahkan untuk tujuan ini thaghut-thaghut menyewa ulama-ulama suu’ (ulama jahat), ustadz-ustadz, mubaligh (penceramah) yang berakidah Murji’ah Ekstrim (secara kasar akidah dimulut doang, prakteknya tak ada) untuk meyakinkan ummat Islam bahwa mereka bukan Thaghut.


Di antara makar Thaghut Indonesia akhir-akhir ini adalah terbitnya buku yang berjudul: “MEREKA BUKAN THAGHUT” yang ditulis oleh Khairul Ghazali untuk mengelabui ummat islam agar meyakini bahwa rezim N.K.R.I adalah benar-benar muslim bukan thaghut.


Untuk melawan makar yang sangat membahayakan tauhid ini, seorang hamba Allah pengikut ulama salaf, yaitu Ustadz Amman Abdurrahman menulis buku: “Yaa... Mereka Memang Thaghut!”.


Di dalam buku tersebut beliau membongkar kecurangan Kahirul Ghazali dalam menerangkan definisi Thaghut. Tampaknya Khairul Ghazali diperalat oleh thaghut untuk mensukseskan makarnya. Maka buku: “Mereka Bukan Thaghut” adalah bentuk makar thaghut yang merusak tauhid dan iman kaum muslimin. Maka kepada Khairul Ghazali saya ‘Peringatkan’ bahwa posisi Anda sekarang adalah termasuk golongan “Ansharuth Thaghut”, makanya segeralah bertaubat !! dan berusahalah menjadi golongan “Anshorullah” seperti yang diperintahkan oleh Allah dalam firman-Nya :


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا أَنْصَارَ اللهِ


”Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu anshorullah....” (Q.S Ash Shaf : 14).


Semoga Ustadz Amman Abdurrahman dan semua muslimin yang setia membela yang benar selalu ditolong oleh Allah SWT dalam usaha-usahanya menegakkan tauhid dan semoga buku yang beliau tulis ini diterima sebagai amal sholeh di sisi Allah SWT. Amin

Wassalam.


Refrensi : www.Arrahmah.com

Share:

Minggu, 04 Maret 2012

Pendidikan : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDIDIKAN ANAK




Pendidikan anak adalah tanggung jawab utama dari kedua orang tuanya. Oleh karena itu baik buruknya pendidikan anak tergantung baik buruknya pola pendidikan dari kedua orang tuanya. Banyak faktor yang menyebabkan faktor keberhasilan pendidikan jika faktor tersebut mendukung pendidikan moral yang baik begitu pula pendidikan juga akan gagal jika faktor-faktor itu justru mendukung pendidikan moral yang rusak, oleh karena itu sebagai pendidik dan orang tua bagi anak sebaiknya kita perhatikan beberapa faktor pendukung dan penghambat tersebut supaya kita dapat memberikan pendidikan terbaik untuk anak agar menjadi orang yang bahagia didunia dan akhiratnya berikut beberapa faktor tersebut :

A. Rumah.
 
Rumah adalah tempat pendidikan pertama kali bagi seorang anak dan merupakan tempat yang paling berpengaruh terhadap pola hidup seorang anak. Anak yang hidup di tengah keluarga yang harmonis, yang selalu melakukan ketaatan kepada Allah ‘Azza Wa Jalla, sunah-sunnah Rasulullah Shallallahu’alaihi Wa Sallam ditegakkan dan terjaga dari kemungkaran, maka ia akan tumbuh menjadi anak yang taat dan pemberani. Oleh karena itu, setiap orang tua muslim harus memperhatikan kondisi rumahnya. Ciptakan suasana yang Islami, tegakkan sunnah, dan hindarkan dari kemungkaran. Mohonlah pertolongan kepada Allah agar anak-anak kita menjadi anak-anak yang bertauhid, berakhlak dan beramal sesuai dengan sunnah Rasulullah serta mengikuti jejak para salafush-shalih. Nabi Shallallahu’alaihi Wa Sallam bersabda:

Janganlah engkau jadikan rumahmu seperti kuburan; sesungguhnya setan akan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat al-Baqarah.6
 
Dalam hadits ini, terdapat anjuran untuk memperbaiki rumah supaya tidak seperti
kuburan dan menjadi sarang setan, sehingga anak-anak yang tumbuh di dalamnya jauh dari Islam, bahkan kemungkaran setiap saat terjadi di rumahnya dan percekcokan orang tuanya mewarnai hidupnya, maka tidak disangsikan anak akan tumbuh menjadi anak yang keras dan kasar.

B. Sekolah

Sekolah merupakan lingkungan baru bagi anak. Tempat bertemunya ratusan anak dari berbagai kalangan dan latar belakang yang berbeda, baik status sosial maupun agamanya. Di sekolah inilah anak akan terwarnai oleh berbagai corak pendidikan, kepribadian dan kebiasaan, yang dibawa masing-masing anak dari lingkungan dan kondisi rumah tangga yang berbeda-beda.
Begitu juga para pengajar berasal dari berbagai latar belakang pemikiran dan budaya serta kepribadian. Bagaimanakah keadaan mereka? Apakah memiliki komitmen terhadap aqidah yang lurus? Ataukah sebagai pengekor budaya dan pemikiran Barat yang rusak? Ataukah para pengajar memiliki pemikiran dan keyakinan yang dibangun berdasarkan nilai agama? Ataukah hanya sekedar pengajar yang menebarkan racun pemikiran dan budaya busuk, sehingga menghancurkan anak-anak kita? Seorang pengajar merupakan figur dan tokoh yang menjadi panutan anak-anak dalam mengambil semua nilai dan pemikiran tanpa memilah antara yang baik dengan yang buruk. Karena anak-anak memandang, guru adalah sosok yang disanjung, didengar dan ditiru. Sehingga pengaruh guru sangat besar terhadap kepribadian dan pemikiran anak. Oleh sebab itu, seorang pengajar
harus membekali diri dengan ilmu dîn (agama) yang Shahîh sesuai dengan pemahaman Salafush-Shalih dan akhlak yang mulia, serta rasa sayang kepada anak didik. Dan tidak kalah penting, dalam membentuk kepribadian anak di sekolah, adalah kurikulum pendidikan. Apakah kurikulum tersebut berasal dari manhaj Islam, sehingga dapat mendukung untuk menegakkan ajaran Allah, sunnah Rasul dan ajaran Salafus-Shalih? Ataukah hanya sekedar menegakkan nilai dan wawasan kebangsaan, semangat nasionalisme dan kesukuan?

C. Media Elektronik dan Cetak.

Kedua media ini sangat berpengaruh terhadap pendidikan, tingkah laku dan kepribadian anak. Kalau orang tua tidak berhatihati dan waspada terhadap kedua media ini. Tidak jarang anak-anak akan tumbuh sebagai mana yang ia peroleh dari kedua media ini.

1. Radio dan Televisi
Dunia telah terbuka lebar bagi kita, dan dunia pun sudah berada di hadapan kita, bahkan di depan mata kita melalui beragam channel TV. Sarana-sarana informasi, baik melalui beragam radio dan televisi memiliki pengaruh yang sangat berbahaya dalam merusak pendidikan anak.
Dari sisi lain, radio dan televisi sebagai sumber berita, wahana penebar wacana baru, menimba ilmu pengetahuan dan menanamkan pola pikir pada anak. Namun kedua media itu juga menjadi sarana efektif dan senjata pemusnah massal para musuh Is-lam untuk menghancurkan nilai-nilai dasar Islam dan kepribadian islami pada generasi muda, karena para musuh selalu membuat rencana dan strategi untu

menghancurkan para pemuda Islam, baik secara sembunyi maupun terang-terangan.
Dalam buku Protokolat, para pemuka Yahudi menyatakan, bila orang Yahudi hendak memiliki negara Yahudi Raya, maka mereka harus mampu merusak generasi muda. Oleh karena itu, mereka sangat bersungguh-sungguh dalam menjerat generasi muda, terutama anak-anak. Mereka berhasil menebarkan racun kepada generasi muda dan anak-anak melalui tayangan film-film horor atau mistik yang mengandung unsur kekufuran dan kesyirikan. Tujuannya, ialah untuk menanamkan keyakinan dan pemikiran yang rusak pada para pemuda dan anak-anak. Misalnya, seperti film-film yang berjudul atau bertema Manusia Raksasa, Satria Baja Hitam, Xena, Spiderman. Atau seperti halnya film-film Nusantara yang kental dengan nilai-nilai yang merusak moral dan lain-lain. Atau film dunia hewan, seperti Ninja Hatori dan Pokemon. Atau film peperangan antara makhluk luar angkasa dengan penduduk bumi, atau manusia planet yang menampilkan orang-orang telanjang yang tidak menutup aurat dan mengajak anak-anak untuk hidup penuh romantis atau berduaan antara wanita dan laki-laki yang bukan mahram, atau melegalisasi perbuatan zina sehingga mereka melakukan zina dengan mudah, gampang dan bukan suatu aib, serta tidak perlu dihukum; bahkan dalam pandangan mereka orang yang mampu merebut wanita dari tangan orang lain dianggapnya sebagai pahlawan. Lebih parah lagi, film-film sejenis itu banyak ditayangkan dan cukup banyak diminati oleh kalangan muda dan orang
dewasa. 

Acara televisi seperti itu sangat berbahaya. Ia dapat menghancurkan kepribadian dan akhlak anak, serta merobohkan sendi-sendi aqidah yang telah tertanam kokoh, sehingga para pemuda menjadi generasi yang labil dan lemah, tidak memiliki kepribadian.
Ada seorang dokter yang kini aktif di salah satu yayasan. Di salah satu stasiun televisi, dia bercerita bahwa dirinya mulai mencoba merokok sejak kelas 4 SD, kemudian minum minuman keras, menghisap ganja, dan itu terus berlangsung hingga saat kuliah di kedokteran dengan kadar semakin besar. 

Yang menarik disini, ternyata yang menjadi motivasi sang dokter ini melakukan hal itu, karena ia ingin meniru gaya yang ditampilkan di dalam film koboi, bahwa seorang tokoh koboi kelihatan gagah berani dengan menenggak minuman keras. Sang dokter juga mengatakan, selama melakukan hal itu tidak ada yang memberi pengajaran atau pun mengingatkannya. Oleh karena itu, orang tua harus berhati-hati dan waspada terhadap bahaya televisi.

2. Internet. 

Dari hari ke hari, semakin nampak jurang pemisah antara peradaban Barat dan fitrah manusia. Setiap orang yang menggunakan hati kecil dan pendengarannya dengan baik, pasti ia akan menyaksikan, betapa budaya Barat telah merobek dan mencabik-cabik nilai kemanusiaan, seperti dalam hal internet. Media ini telah menyumbangkan dampak negatif, sebab bahaya yang timbul dari internet lebih banyak daripada manfaatnya. Bahkan media ini sudah mengenyampingkan nilai kemuliaan dan kesucian dalam kamus kehidupan manusia. Misalnya, ada suatu situs khusus yang menampilkan berbagai gambar porno, sehingga dapat menjerat setiap muda mudi dengan berbagai macam perbuatan keji dan kotor. Akibat yang ditimbulkan ialah kehancuran. Inilah perang pemikiran yang paling dahsyat dan berbahaya yang dicanangkan Yahudi untuk menghancurkan nilai Islam dan generasi muslim. Banyak negara-negara Eropa dan Arab merasa sangat terganggu dan mengalami berbagai kenyataan pahit akibat kehadiran media internet ini. Wahai para pendidik, jagalah anak-anakmu dari bahaya racun media tersebut!

3. Telepon. 

Manfaat telepon pada zaman sekarang ini tidak diragukan lagi, dan bahkan telepon telah mampu menjadikan waktu semakin efektif, informasi semakin cepat dan berbagai macam usaha ataupun pekerjaan mampu diselesaikan dalam waktu sangat singkat. Dalam beberapa detik saja, anda mampu menjangkau seluruh belahan dunia. Namun sangat disayangkan, ternyata kenikmatan tersebut berubah menjadi petaka dan bencana yang menghancurkan sebagian rumah tangga umat Islam. 

Telepon, jika tidak digunakan sesuai dengan manfaatnya, maka tidak jarang justru akan menimbulkan bencana yang besar bagi keluarga muslim. Seringkali kejahatan menimpa keluarga muslim berawal dari telepon, baik berupa penipuan, pembunuhan,
maupun perzinaan. Dan yang sering terjadi, baik pada remaja maupun orang dewasa, yaitu hubungan yang diharamkan bermula dari telepon. Karena dengan telepon, kapan saja hubungan bisa terjalin dengan mudah; apalagi sekarang, alat ini semakin canggih dan biayapun semakin murah. 

Ada sebuah kisah nyata, seorang gadis belia menyerahkan kehormatannya kepada seorang laki-laki yang haram untuknya karena telepon. Awalnya, dari saling berbicara kemudian mengikat janji untuk bertemu, dan akhirnya perbuatan keji terjadi. Akhirnya, siapakah yang nanggung derita? Banyak juga terjadi, seorang ibu rumah tangga atau kepala rumah tangga berselingkuh berawal dari telepon, wa iyyadzubillah.
 
Oleh karena itu, kita harus waspada terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh pesawat ini. Gunakan telepon dengan semestinya. Hindari penggunaan yang tidak penting, disamping menghemat biaya juga terhindar dari bahaya.
Dan yang perlu diwaspadai, telepon dengan lawan jenis, baik seorang murid dengan gurunya, atau seorang thalabul ‘ilmi dengan ustadz, apalagi di antara para remaja putra maupun putri; karena setan tidak akan membiarkan kalian selamat dari jeratannya. Allahu musta’an.

4. Majalah dan Cerpen Anak 

Majalah dan buku-buku cerita sangat berperan penting dalam membentuk pola pikir dan ideologi anak. Sementara itu, majalah anak yang beredar di negeri kita, baik majalah anakanak maupun majalah remaja, isinya sangat jauh dari nilai-nilai Islam. Yang banyak ditonjolkan adalah syahwat dan hidup konsumtif. Ironisnya, media ini banyak dijadikan sebagai rujukan oleh anak-anak dan para remaja kita. Pengaruh majalah tersebut sangat besar dalam mempengaruhi generasi muda, sehingga banyak kita temui gaya hidup dan pola pikir mereka meniru dengan yang mereka dapatkan dari majalah yang kebanyakan pijakannya diambil dari budaya orang-orang
kafir. 

Padahal Al-Qur‘an yang mulia, banyak memuat cerita-cerita, seperti kisah tentang sapi Bani Israil, kisah tentang Ashabul-Kahfi dan pemilik kebun dalam surat al-Kahfi, kisah pertarungan antara kekuatan hak dengan batil, dan kisah-kisah umat-umat zaman dahulu yang diberi sanksi Allah akibat pelanggaran mereka terhadap perintah-Nya, serta seluruh kisah-kisah para nabi dan rasul. Disamping itu, masih banyak kisah-kisah yang benar dari as- Sunnah untuk menanamkan keteladanan para sahabat dan umat sebelumnya.
Oleh sebab itu, majalah dan buku-buku cerita memiliki peran yang sangat urgen, memiliki pengaruh sangat signifikan dalam membentuk pola pikir dan tingkah laku serta pendidikan anak. Anak-anak sangat gemar dan tertarik dengan berbagai kisah, karena kisah mengandung daya tarik, hiburan, lelucon, kepahlawanan, amanah, dan kesatriaan.

5. Komik dan Novel. 

Komik banyak digandrungi oleh anakanak kecil atau remaja, bahkan orang dewasa. Namun bacaan ini, sekarang banyak memuat gambar-gambar yang tidak sesuai dengan perkembangan dan pertumbuhan anak. Begitu pula novel, rata-rata berisi percintaan, dongeng palsu, cerita legendaris, penuh dengan muatan syirik dan kekufuran, serta cerita romantika picisan

D. Teman dan Sahabat. 

Teman memiliki peran dan pengaruh besar dalam pendidikan, sebab teman mampu membentuk prinsip dan pemahaman yang tidak bisa dilakukan kedua orang tua. Oleh sebab itu, Al-Qur‘ân dan as-Sunnah sangat menaruh perhatian dalam masalah
persahabatan.
Allah berfirman, yang artinya:
Dan bersabarlah kamu bersama-sama orang-orang yang menyeru Rabbnya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya. (Qs. al-Kahfi/18:28).
Allah berfirman memberitakan penyesalan orang kafir pada hari Kiamat, yang artinya: Kecelakaan besarlah bagiku, kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku). Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al-Qur‘an ketika Al-Qur‘an itu telah datang kepadaku. Dan adalah setan itu tidak mau menolong manusia. (Qs. al-Furqân/25:28-29).
Dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu’alaihi Wa Sallam bersabda:
Seseorang tergantung agama temannya, maka hendaklah seorang di antara kalian melihat teman bergaulnya.7
Dari Abu Musa al-Asy’ari, ia bersabda:
Sesungguhnya, perumpamaan teman baik dengan teman buruk, seperti penjual minyak wangi dan pandai besi; adapun penjual minyak, maka kamu kemungkinan dia memberimu hadiah atau engkau membeli darinya atau mendapatkan aromanya; dan adapun pandai besi, maka boleh jadi ia akan membakar pakaianmu atau engkau menemukan bau anyir.8
Sahabat memberi pengaruh dan mewarnai perilaku temannya, seperti kata Imam Syafi’i dalam syairnya:
Saya mencintai orang-orang shalih walaupun aku tidak seperti mereka.
Semoga dengan mencintai mereka aku mendapatkan syafaat-Nya.
Aku membenci seseorang karena kemaksiatannya,
meskipun kami dalam hal perbelakan hampir sama.9
Wahai para pendidik, pilihkan untuk anakanakmu teman yang baik sebagaimana engkau memilihkan untuk mereka makanan dan pakaian yang terbaik.

E. Jalanan.
Jalanan tempat bermain dan lalu lalang anakanak terdapat banyak manusia dengan berbagai macam perangai, pemikiran, latar belakang sosial dan pendidikan. Dengan beragam latar belakang, mereka sangat membahayakan proses pendidikan anak, karena anak belum memiliki filter untuk menyaring mana yang baik dan mana yang buruk.
Di sela-sela bermain, anak akan mengambil dan meniru perangai serta tingkah laku temannya atau orang yang sedang lewat; sehingga terkadang mampu merubah pemikiran lurus menjadi rusak, apalagi mereka mempunyai kebiasaan rusak, misalnya perokok, pemabuk dan pecandu narkoba; maka mereka lebih cepat menebarkan kerusakan di tengah pergaulan anak-anak dan remaja.

F. Pembantu dan Tetangga. 

Para pembantu memiliki peran cukup signifikan dalam pendidikan anak, karena pembantu mempunyai waktu yang relatif lama tinggal bersama anak, terutama pada usia balita. Sedangkan pada fase tersebut, anak sangat sensitif dari berbagai macam pengaruh. Pada masa usia itu merupakan masa awal pembentukan pemikiran dan aqidah, serta emosional. Begitu juga tetangga, mereka bisa membawa pengaruh, karena anak-anak kita kadang harus bermain ke rumahnya.
Waspadalah, wahai kaum muslimin! Jagalah anak-anak kalian dari semua pengaruh yang bisa merusak pendidikkan anak-anak kalian. Bekali mereka dengan aqidah yang shahih dan akhlak mulia. Ajarkan kepada mereka sirah Nabi Shallallahu’alaihi Wa Sallam dan perjalanan hidup para ulama. Tanamkan pula kesabaran dalam menunaikan segala kewajiban yang diperintahkan Allah, dan kesabaran dalam meninggalkan apa yang dilarang Allah. Jangan biarkan anak-anak kita terpengaruh oleh tingkah laku dan perangai orang-orang yang rusak dan jahat; yang dengan sengaja membuat strategi dan tipu daya untuk menghancurkan generasi umat Islam.
Footnotes / Catatan kaki
1 Tafsîr Ibnu Katsir, 5/ 141.
2 Lihat Tafsîr Jami‘ul-Bayan fî Tafsîril-Qur‘ân, ath-Thabari.
3 Riwayat Thabrani di dalam al-Kaba‘ir 3/227/(3225), dan disebutkan pula oleh Ibnu Hajar di dalam Ashabah, 1/312. Lihat pula Majma’uz-Zawaa‘id, 9/314.
4 Lihat Tafsîr Fathul-Bayân, Shiddiq Hasan Khân, 6/434.
5 Merujuk hadits riwayat al-Bukhari, no. 3470, Muslim no. 2766 (-red)
6 Shahîh, diriwayatkan Imam Muslim dalam Shahîh-nya dalam kitab Shalat Musafirin (1821).
7 Shahîh, diriwayatkan Imam Abu Dawud dalam Sunan-nya (4833), at-Tirmidzi dalam Sunan-nya (2379), dan beliau berkata: “Hadits ini hasan,” dan Imam Ahmad dalam Musnad-nya, 2/ 303, 334.
8 Shahîh, diriwayatkan Imam al-Bukhari dalam Shahîh-nya (2101) dan Imam Muslim dalam Shahîh-nya (6653).
9 Lihat Diwan Imam as-Syafi’i, hlm. 79.
sumber: bukhari.or.id
Share:

Minggu, 19 Februari 2012

Ngerinya generasi facebook


Oleh:   Mohammad Fauzil Adhim *)
SEKALI waktu, tengoklah status   Facebookanakmu. Jelajahilah alam pikirannya. Pahamilah apa yang sedang terjadi padanya. Dan bersiap-siaplah untuk terkejut disebabkan apa yang berharga bagi hidupnya, membanggakan dirinya, menyenangkan hatinya dan menjadi keinginannya justru perkara yang kita membencinya. Mereka sangat berhasrat justru terhadap apa-apa yang kita ajarkan kepada mereka untuk menjauhi.   Astaghfirullahal ‘adzim.

Sekali saat, periksalah status   Facebook  anak-anakmu. Ketahuilah apa yang sedang berkecamuk dalam dirinya. Rasakan apa yang menjadi keinginan kuatnya. Rasakan pula yang membuatnya terkagum-kagum. Dan bersiap-siaplah untuk terperangah jika anak-anak itu lebih fasih mengucapkan kalimat-kalimat yang tak berharga, ucapan yang tak bernilai, pembicaraan yang mendekatkan kepada maksiat, dan bahkan ada yang mendekati kekufuran. Mereka berbicara kepada kita dengan bahasa yang kita inginkan, tetapi mereka membuka dirinya kepada manusia di seluruh dunia dengan perkataan-perkataan ingkar. Mereka menyiarkan keburukan dirinya sendiri, tetapi mereka tidak menyadarinya.   Astaghfirullahal ‘adzim.

Kalau suatu saat ada kesempatan, cermatilah apa yang ditulis oleh anakmu, gambar apa yang ditampilkan dan siapa yang dielu-elukan di   Facebooknya. Sadari apa yang telah terjadi dan sedang terjadi pada diri mereka. Ketahui perubahan apa yang menerpa jiwa mereka. Dan bersiaplah untuk terkejut bahwa apa yang tampak di depan mata tak selalu sama dengan apa yang terjadi di belakang kita. Mereka bisa bertutur tentang keshalihan karena berharap terhindar dari kedukaan atau bahkan kemurkaan kita. Tetapi di Facebook, mereka merasa merdeka mengungkapkan apa pun yang menjadi kegelisahan, keinginannya dan kebanggaannya yang benar-benar terlahir dari dalam diri mereka.

Beberapa waktu saya memeriksa akun   Facebook  anak-anak SDIT, alumni SDIT dan mereka yang masih belajar di SMPIT maupun SMAIT. Hasilnya? Sangat mengejutkan. Harapan saya tentang isi pembicaraan anak-anak yang telah memperoleh tempaan bertahun-tahun di sekolah Islam terpadu itu atau yang sejenis dengannya adalah sosok anak-anak yang hidup jiwanya, cerdas akalnya, tajam pikirannya dan jernih hatinya. Tetapi ternyata saya harus terkejut. Sekolah-sekolah Islam itu ternyata hanya mampu menyentuh fisiknya, tetapi bukan jiwanya. Betapa sedih ketika melihat anak-anak yang dulu jilbabnya besar berkibar-kibar, hanya beberapa bulan sesudah lulus dari SDIT atau SMPIT, sudah berganti dengan busana yang menampakkan auratnya dan ia perlihatkan kepada orang lain melalui foto-foto yang mereka pajang di   Facebook.

Tentu saja saya tidak dapat mengatakan bahwa pendidikan Islam terpadu, integral atau apa pun istilahnya telah gagal total. Tetapi apa yang dapat dengan mudah kita telusuri dari tulisan mereka di   Facebook  maupun media sosial lainnya memberi gambaran betapa kita perlu berbenah dengan segera. Selagi aqidah, akhlak dan secara umum agama ini hanya kita sampaikan secara kognitif, maka tak banyak perubahan yang dapat kita harapkan. Jika yang kita berikan adalah pelajaran tentang agama, dan bukan pendidikan beragama yang dikuati oleh budaya karakter yang kuat di sekolah, maka anak-anak itu mampu berbicara agama dengan fasih tapi tidak menjiwai. Tak ada kebanggaan pada diri mereka terhadap apa-apa yang datang dari agama; apa-apa yang menjadi tuntunan Allah Ta’ala dan rasul-Nya.

Astaghfirullahal ‘adzim. Na’udzubillahi min dzaalik.

Lalu apa yang merisaukan dari anak-anak itu? Sekurangnya ada tiga hal.   Pertama, cara mereka berbahasa. Ini menggambarkan alam berpikir sekaligus kesehatan mental mereka.   Kedua, sosok yang mereka banggakan dan mereka elu-elukan kehadirannya maupun tingkah-lakunya. Sosok yang menjadi panutan (role model). Ketiga, nilai-nilai dan keyakinan yang mereka banggakan sehingga mempengaruhi sikap dan perilaku mereka, meskipun tak tampak di mata orangtua dan guru.

Betapa Mengenaskan Bahasa Mereka

Salah satu kelebihan Bani Sa’diyah adalah kefasihannya berbahasa. Kepada Halimah dari Bani Sa’diyah Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam disusukan, sehingga masa kecilnya memperoleh pengalaman berbahasa yang baik. Tampaknya sepele, tetapi bagaimana kita berbahasa sangat mempengaruhi pertumbuhan mental dan perkembangan cara berpikir.

Adalah Alfred Korzybski, ahli semantik asal Rusia yang menunjukkan bahwa cara berbahasa yang salah berhubungan erat dengan mental yang sakit pada masyarakat. Terlebih jika kesalahan serius dalam berbahasa itu secara intens dilakukan oleh seseorang, utamanya lagi yang masih dalam tahap perkembangan sangat menentukan, yakni anak atau remaja. Dan kondisi mengenaskan inilah yang sedang terjadi pada anak-anak kita; dalam pergaulan dan terutama terlihat dari SMS maupun status facebook mereka.

Mari kita ingat kembali ketika Lev Vygotsky, seorang psikolog yang juga asal Rusia. Ia menunjukkan bahwa apa pun kecerdasan yang ingin kita bangun, kuncinya adalah bahasa. Ia juga menunjukkan betapa erat kaitan antara bahasa dan pemikiran. Penggunaan bahasa mempengaruhi cara berpikir. Siapa diri kita tercermin dari bagaimana kita berbahasa. Sebaliknya, cara kita berbahasa akan berpengaruh besar terhadap diri kita.

Nah, lalu apa yang bisa kita katakan terhadap anak-anak yang berbahasa alay dan berbicara dengan perkataan yang tak berguna penuh sampah? Sungguh, tengoklah status   Facebook  dan SMS mereka. Dan bersiaplah terkejut dengan apa yang terjadi pada diri mereka. Khawatirilah apa yang akan terjadi pada diri mereka di masa-masa mendatang.

Astaghfirullah. Laa ilaaha illa Anta subhanaKa ini kuntu minazh-zhaalimin.

Bukan Rasulullah Saw. yang Mereka Kagumi

Cara berbahasa mempengaruhi apa yang berharga dan apa yang tidak. Sulit bagi seseorang untuk mengagumi dan menjadikan seseorang yang cara berbahasanya sangat berbeda –apalagi bertolak-belakang—sedang sosok yang ingin mereka tiru, mereka banggakan dan mereka pelajari kehidupannya. Maka jangan heran jika mereka lebih terharu-biru oleh Justin Bieber daripada para shahabat   radhiyallahu ‘anhum ajma’in. Jangan terkejut pula jika Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam justru sosok yang sangat asing bagi mereka. Ironisnya, anak-anak yang seperti itu justru banyak lahir dari lembaga-lembaga Islam; sejak jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.

Apa pengaruhnya? Jika Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam yang menjadi sosok panutan (role model) yang mereka banggakan, maka mereka akan berusaha untuk mempelajari jejak-jejaknya, mengingati kata-katanya dan mencoba melaksanakan apa yang mereka mampu dalam hidupnya. Mereka juga bangga terhadap orang yang meniru sosok panutannya. Itu juga berarti, jika sosok panutan mereka adalah Justin Bieber atau Lady Gaga, maka atribut, kata-kata dan segala hal yang berkait dengan mereka akan mereka buru dengan penuh kebanggaan. Mereka juga berusaha mengidentifikasikan diri dengan sosok panutannya.

Na’udzubillahi min dzaalik. Laa haula wa laa quwwata illa biLlah.

Pacaran Online Pun Terjadi

Maka, jangan terkejut jika anak-anak alumni SDIT yang masih belajar di SMPIT atau sekolah Islam sejenis justru amat liar pikirannya. Jangan terkejut juga jika menemukan anak seorang ustadz asyik pacaran online, mengungkapkan perasaan yang tidak sepatutnya ia ungkapkan kepada lawan jenis, apalagi membiarkannya diketahui oleh orang banyak. Sungguh, kemaksiatan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi lebih ringan nilainya dibanding kemaksiatan yang ia umumkan sendiri.

Ingin sekali berbincang lebih panjang. Tetapi tak tega rasanya berbicara blak-blakan tentang masalah ini.

Semoga catatan sederhana ini dapat menjadi pengingat untuk kita semua. Semoga Allah mudahkan kita menempuh kebaikan. Semoga pula Allah Ta’ala menjaga iman kita dan anak-anak kita.

Sebelum kita akhiri perbincangan ini, mari sejenak kita ingat firman Allah ‘Azza wa Jalla :
وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُواْ مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافاً خَافُواْ عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللّهَ وَلْيَقُولُواْ قَوْلاً سَدِيداً  
“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.”   (QS. An-Nisaa’, 4: 9).

Wallahu a’lam bishawab
Share:

Rabu, 15 Februari 2012

WASPADA DUKUN DAN TUKANG SIHIR

"Barangsiapa mendatangi seorang dukun, lalu ia membenarkan apa yang dikatakannya, berarti dia telah kufur terhadap apa yang diturunkankan kepada Muhammad"(HR. Imam Ahmad dan Al-Hakim)   





Pelajaran dari Hadits :


 Maraknya pengobatan tradisional dewasa ini maka sebaiknya sebagai seorang muslim wajib waspada terhadap berbagai cara pengobatan yang menyimpang dari ajaran islam, karena jika kita tidak mau peduli dengan hal itu maka dikhawatirkan kita juga akan terjerumus kedalam perbuatan musyrik, sebagaimana pelajaran dari hadits diatas adalah termasuk perbuatan kufur adalah mempercayai dukun atau tukang sihir daripada tawakal kepada Allah SWT. Jika Anda mendapat satu tanda dari tanda-tanda berikut ini pada orang-orang yang melakukan pengobatan, maka tidak diragukan lagi dia adalah seorang tukang sihir. Berikut ini tanda-tanda tersebut. Berikut beberapa Tanda Yang dapat Dijadikan Barometer Untuk Mengenali Tukang Sihir :
  1. Menanyakan nama pasien dan nama ibunya
  2. Meminta salah satu dari beberapa benda bekas dipakai si pasien (baik itu baju, topi, sapu tangan, atau kaos).
  3. Terkadang meminta hewan dengan kriteria tertentu untuk disembelih dengan tidak menyebut nama Allah padanya dan terkadang darah binatang sembelihan itu dioleskan pada beberapa tempat penyakit yang dirasakan oleh pasien atau melempar binatang itu ke tempat puing-puing bangunan.
  4. Penulisan mantra-mantra tertentu.
  5. Membaca jimat-jimat dan mantra-mantra yang tidak dapat difahami.
  6. Memberi suatu pembatas yang terdiri dari empat persegi, kepada pasien yang di dalamnya terdapat huruf-huruf atau angka-angka.
  7. Dia menyuruh pasien untuk mengurung diri dari orang-orang untuk waktu tertentu di suatu ruangan yang tidak dimasuki sinar matahari, yang kaum awam menyebutnya dengan hijbah.
  8. Terkadang si penyihir itu menyuruh pasien untuk tidak menyentuh air untuk waktu tertentu.
  9. Memberi beberapa hal pada pasien untuk ditimbun di dalam tanah.
  10. Memberi pasien beberapa kertas untuk dibakar dan mengeluarkan asap.
  11. Berkomat-kamit dengan kata-kata yang tidak difahami.
  12. Terkadang si penyihir memberi tahu pasien nama dan kampung halaman pasien tersebut. Serta permasalahan yang akan dikemukakannya
  13. Si penyihir juga menuliskan untuk pasien beberapa huruf terputus-putus di sebuah kertas (jimat). Atau di lempengan tembikar putih, lalu menyuruh pasien melarutkan dan meminumnya.
Jika anda mengetahui bahwa seseorang adalah Tukang Sihir, maka hindarilah dan jaganlah anda mendatanginya, dan jika tidak, maka anda termasuk dalam sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam diatas.


[Disalin dari kitab Ash-Shaarimul Battaar Fit Tashaddi Lis Saharatil Asyraar edisi Indonesia Sihir & Guna-Guna Serta Tata Cara Mengobatinya Menurut Al-Qur'an Dan Sunnah, Penulis Wahid bin Abdissalam Baali, Terbitan Pustaka Imam Asy-Syafi'i]

Refrensi : almanhaj.or.id
__________

Share:

Arsip Situs

Online now

Show Post

Blog Archive