"Ungkapan pemikiran sederhana untuk pembenahan diri"

Senin, 22 Oktober 2012

JANGAN LAGI ADA PESTA MIRAS DIMALAM TAKBIRAN !!!





Malam takbiran seharusnya sebagai remaja islam selayaknya meramaikan masjid ALLAH untuk mengagungkan asma'-Nya. Akan tetapi ketika malam yang mulia tersebut justru di isi dengan kegiatan maksiat maka apakah Tuhan tidak Murka sekali ?. Seperti berita tentang kematian yang buruk yang baru baru ini terjadi yaitu tentang 3 pemuda yang tewas setelah pesta minuman keras dimalam takbiran. Sebagai orang yang beriman sudah selayaknya hal itu sebagai ibrah/pelajaran berharga supaya kita jangan sembarangan dalam menjalani hidup ini. Kita tak tahu matinya kapan karena hanya ALLAH yang Maha Tahu. akan tetapi siapakah yang menginginkan mati dalam keadaan su'ul khotimah ?, naudzubillah.

Oleh karena itu seudah sepantasnya sebgai remaja muslim kita harus mengisi waktu kita untuk hal yang baik dan mengisi dengan ibadah, apalagi saat malam takbiran. Seharusnya jika kita mengaku muslim kita selayaknya meramaikan masjid-masjid Allah dengan bertakbir kepada-Nya. Bukannya malah diisi dengan hal yang maksiat. karena justru jaman sekarang ini kematian mendadak menimpa kaum remaja. lalu masihkah anda yang masih remaja tertipu dengan diri sendiri dengan beranggapan mumpung masih muda waktunya hura-hura dan taubat ditunda hari tua nanti ????. Sungguh jika anda membenarkan pernyataan seperti itu berarti anda telah ditipu bisikan setan ! berikut beritanya jika anda menganggap saya berbohong atau mengada - ada tentang berita yang mengenaskan yang menimpa 3 pemuda asal pati tadi.


Pesta Miras di Malam Takbiran, Tiga Pemuda di Pati Tewas Beruntun

Pati – Tiga warga Kabupaten Pati tewas secara berurutan setelah menenggak minuman keras. Polisi sedang menyelidiki darimana mereka mendapatkan minuman keras yang diduga hasil oplosan tersebut.

ilustrasi.pesta miras
Pesta miras berujung maut ini diawali pada hari Sabtu ( 18/8/2012) malam, saat malam takbiran, sekelompok pemuda diantaranya Ari Eko Budianto alias Tile (23) warga Dukuh Dosoman, Kelurahan Pati Wetan, Kecamatan Kota Pati, Alek (22), Jarot Dwi Santoso (20), dan Edi (22) ketiganya asal Desa Kropak, Kecamatan Winong Pati pesta minuman keras.
Kesokan harinya (Minggu, 19/8) siang, mereka masih sempat ikut merayakan Lebaran bersama keluarganya. Namun pada hari Senin (20/8) pagi, salah satu diantara mereka yakni Ari Eko mulai merasakan akibat miras tersebut. Pemuda tersebut mengalami muntah dibarengi kejang kemudian oleh keluarganya dilarikan ke RSUD RAA Suwondo untuk mendapat perawatan. Namun, sore harinya sekitar pukul 15.00 WIB nyawanya tidak tertolong.
Tidak lama setelah Ari Eko meninggal, Alek mengalami gejala yang sama dan oleh keluarganya dilarikan ke RS KSH. Namun nyawa pemuda ini juga tidak tertolong, keesokan harinya (21/8) pukul 05.00 WIB Alek menghembuskan nafas terakhir.
Nasib serupa dialami Jarot Dwi Santoso. Setelah meninggalnya Alek, pemuda ini juga mengalami muntah dan kejang kemudian dilarikan ke RS KSH. Namun nyawa pemuda ini tidak tertolong dan akhirnya meninggal dunia Rabu (22/8) pukul 09.00 WIB. Sedangkan Edi kondisinya belum diketahui kini menjalani perawatan di RS Mitra Bangsa Pati.
Menurut keterangan Johori, orang tua Jarot Dwi Santoso dikatakan ketika Ari Eko meninggal, dia langsung menanyai anaknya apakah ikut pesta minuman keras. Tetapi anaknya menjawab tidak ikut pesta miras tersebut bahkan mengaku tidak mengetahui penyebab kematian temannya itu.
”Tetapi akhirnya anak saya muntah-muntah dan warna muntahannya hitam pekat. Karena Kita yakin anak saya ikut pesta miras itu lalu kita bawa ke RS KSH. Namun takdir berkata lain, anak saya tidak tertolong,” kata Johori usai pemakaman Jarot di pemakaman desa setempat pukul 14.30 WIB.
Mendapati tiga pemuda meninggal secara berurutan, pihak keluarga ketiganya belum mengetahui jenis minuman apa dan darimana mereka mendapatkannya. Bahkan, pesta minuman keras yang digelar sekelompok pemuda disaat warga lain sedang sibuk melakukan Takbir keliling ini tidak diketahui oleh keluarga mereka masing-masing.
”Sebelum kita bawa ke rumah sakit anak saya tidak memberitahukan jenis minuman dan darimana minuman itu didapat. Bahkan anak saya tidak mengaku bahwa malam itu ikut pesta minuman keras bersama korban yang lain,” tambahnya.
Sementara itu Kasat Narkoba Polres Pati AKP Sayadi kepada wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Hanya, pihaknya belum bisa memberikan keterangan jenis minuman, darimana minuman tersebut diperoleh, serta identitas warga lain yang ikut dalam pesta miras tersebut.
”Memang benar ada korban meninggal akibat menenggak minuman keras dan kita masih melakukan penyelidikan,” katanya ketika dihubungi melalui telepon selulernya.
Sedangkan menurut keterangan warga Desa Kropak yang lain, masih ada dua pemuda yang malam itu ikut pesta miras tetapi kondisinya masih bugar. Walau dua pemuda itu mengaku sering muntah dan tenggorokannya terasa kering, tetapi keduanya masih bisa berkumpul dengan temannya. (djo/jak) SUMBER : http://kabar17.com/2012/08/pesta-miras-di-malam-takbiran-tiga-pemuda-di-pati-tewas-beruntun/

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip Situs

Online now

Show Post

Blog Archive